Breaking News:

Berita Klaten Terbaru

Kesaksian Keluarga Korban Latihan Silat Maut Klaten : Sejak Ikut Silat, Malah Ada Perubahan ini

Kesaksian Keluarga Korban di Latihan Silat Maut Klaten : Tiap Pulang, Keluhkan Nyeri di Dada

TribunSolo.com/Fristin Intan
Sosok MRS (15) pesilat cilik warga Dukuh Klengen RT 15 RW 7, Desa Srebegan, Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten yang meninggal karena latihan dan kondisi pemakaman pada Minggu (4/4/2021) malam. 

Selain itu, dia meminta polisi mengusut tuntas kasus yang dialami adik iparnya hanya meminta keadilan semata.

"Kami melanjutkan kasus ini dan meminta polisi mengusut tuntas kasus yang menimpa adik saya, kami hanya ingin mencari keadilan," ucap Dona kepada TribunSolo.com, Selasa (6/4/2021).

Lanjut, Dona juga mengatakan tujuan melanjutkan kasus tersebut bukan karena mencari kemenangan semata.

Dia mengatakan meminta polisi lanjutkan kasus tersebut dan memprosesnya agar menjadi pembelajaran juga bagi organisasi silat lainnya.

"Kami hanya ingin semua organisasi bela diri untuk berubah lebih baik, karena banyak yang korban akibat pola organisasi yang kurang  baik," harapnya.

Tongkat Rotan

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti dari kasus tewasnya pesilat remaja asal Desa Srebetan, Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten.

Salah satunya tongkat rotan pramuka yang biasa digunakan untuk latihan silat.

Baca juga: Permintaan Keluarga Pesilat Cilik Klaten yang Tewas : Usut Tuntas, Nyawa Tak Seharga Kacang Asin

Kasat Reskrim Polres Klaten AKP Andriyansyah Rihats Hasibuan saat ditemui di Kecamatan Pedan, Kabupaten Klaten mengatakan tongkat rotan itu digunakan untuk latihan silat.

"Kami amankan beberapa barang bukti, salah satunya tongkat rotan karena digunakan dalam latihan saat itu," kata Andriyansyah, kepada TribunSolo.com, Rabu (7/4/2021).

Halaman
123
Penulis: Mardon Widiyanto
Editor: Aji Bramastra
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved