Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Setahun Hanya di Rumah karena Pandemi, Inilah Tingkah Mahasiswa UNS Bisa Belajar Lagi di Kampus

Mahasiswa Fakultas Hukum angakatan 2020-2021mengaku senang dan menyambut hangat adanya pembelajaran tatap muka ini.

TribunSolo.com/Azfar Muhammad
Penampakan simulasi pembelajaran tatap muka di UNS Jalan Ir Sutami, Kecamatan Jebres, Kota Solo, Rabu (7/4/2021). 

PTM ini pertama dilakukan sejak UNS Solo menerapkan Pembelajaran Jarak jauh (PJJ) karena pandemi Covid-19.

“Hari ini kami (UNS) melakukan PTM di jenjang PTM setelah satu tahun lamanya dari tahun 2020 karena pandemi Covid-19,” kata Rektor UNS, Jamal Wiwoho.

Dalam PTM perdana ini, ada tiga Fakultas dengan 140 mahasiswa yang mengikuti ujicoba.

Tiga Fakultas itu meliputi Fakultas Kedokteran, Fakultas Hukum, dan Fakultas Keolaragaan.

Baca juga: Kabar Gembira dari UNS : Besok Dosen Disuntik Vaksin Covid-19, Target September Kuliah Tatap Muka

Baca juga: Persis Solo Incar Stadion UNS Solo Jadi Lapangan Latihan, Berbagi dengan Bhayangkara FC ?

Jamal sampaikan PTM ini bersandarkan dengan Surat Keterangan Bersama (SKB) dari Mentri Pendidikan kebudayaan (Mendikbud), Mentri Kesehatan, Mentri Dalam Negeri dan Surat Edaran Dirjen Dikti.

“Kita sudah siap dan tentu dalam peraktiknya harus memperhatikan dua hal yaitu protokol keseheatan ketat dan dilakukan secara bertahap,” paparnya.

Disamping itu, dia sampaikan waktu perkuliahan uji coba hari ini dari pukul 08.00 -11.00 WIB.

Ia sampaikan untuk prokes seperti pengetatan bagi mahasiswa yang akan melakukan perkuliahan luring.

“Bertahap tidak semua fakultas dan mahasiswa nya di setiap semester di ke kampus kan, dicoba dari semester 2 yang baru dulu itu pun separuhnya,” tandasnya.

Dosen Divaksinasi

Sejumlah dosen UNS telah menjalani vaksinasi Covid-19 untuk sebelum PTM ini digelar.

"Dosen dulu divaksin untuk persiapan tatap muka," ungkap dia kepada TribunSolo.com.

Dia menjelaskan, jika sebenarnya UNS mengajukan kuliah tatap muka dari Desember 2020.

"Kami sudah minta lama, 23 Desember 2020 tapi belum di setujui, baru-baru ini saya ajukan lagi, belum ada izin memang," jelasnya.

"Tapi target kita September sudah mulai tatap muka," aku dia menekankan.

Jamal menyebutkan, tahap uji coba kuliah tatap muka bakal di gelar dua kali kelas.

"Nanti memperhatikan jarak kursi, cuci tangan, masker dan prokes lainya," ungkap Jamal.

Selain itu, Jamal mengungkapan adanya tahap - tahap yang harus di perhatikan mahasiswa saat mengikuti kuliah tatap muka.

Di antaranya harus adanya surat izin dari Gugus Tugas Penanganan COVID-19 daerah asal mahasiswa hingga izin orangtua.

"Tapi kuliah tatap muka tidak wajib bagi mahasiswa," ungkapnya.

Dia menambahkan, dosen sebenarnya sudah rindu akan kehadiran para mahasiswa di kampus.

"Kita rindu kehadiran mahasiswa di kampus," tuturnya.

Terpisah Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, menyebutkan vaksinisasi akan menyasar tenaga pendidik terlebih dulu.

"Kuliah tatap muka bakal di lakukan, yang penting dosen di vaksin dulu," ungkap dia.

"Kita lihat besok kamis, ada dosen, tokoh agama dan lain-lain," lanjutnya.(*)

Penulis: Azfar Muhammad
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved