Breaking News:

Berita Sukoharjo Terbaru

Disita Terkait Kasus Korupsi Asabri, Pengacara Ini Minta Hotel B di Solo Baru Berhenti Beroperasi

Praktisi hukum Badrus Zaman buka suara terkait penyitaan salah satu hotel di Solo Baru, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo. 

TribunSolo.com/Adi Surya
Hotel B di Jalan Ir Soekarno Block AC 25, Desa Langenharjo, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Senin (5/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Praktisi hukum Badrus Zaman buka suara terkait penyitaan salah satu hotel di Solo Baru, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo

Menurutnya, penyitaan hotel tersebut oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) tidak jelas dan janggal. 

Pasalnya, meski sudah berstatus sitaan, namun hotel tersebut masih beroperasi normal. 

Baca juga: Tak Berhenti di Hotel B Solo Baru, Penyidik Beri Sinyal Ada Aset Lain Milik Tersangka Korupsi Asabri

Baca juga: Dalam Proses Penyelidikan Kasus Korupsi PT Asabri, Hotel Brother Solo Baru Diminta Dikosongkan

"Kalau sudah disita ya diamankan. Karena hotel itu menghasilkan," katanya, Kamis (8/4/2021).

"Kalau menurut saya, penghasilan dari hotel itu adalah hasil kejahatan," imbuhnya. 

Badrus mempertanyakan, penghasilan dari hotel yang disita oleh Kejagung itu nanti larinya kemana. 

Apakah pemilik saham yang saat ini terjerat kasus dugaan korupsi PT Asabri juga bisa menikmati hasil dari hotel itu. 

"Penyitaan ini dimaksudkan agar tidak diperjual belikan. Kalau tanah yang tak menghasilkan, itu bukan persoalan," ujarnya. 

Mantan Ketua DPC Peradi Solo itu mengatakan, minimal disekitar hotel diberi tanda, bahwa hotel tersebut telah dikuasai Kejagung. Selain itu juga melarang operasional lantaran sudah disita.

Baca juga: Disita Kejagung, Ini Potret Hotel Brothers Solo Baru Milik Benny Tjokro, yang Diduga Terkait Asabri

Halaman
1234
Penulis: Agil Tri
Editor: Ryantono Puji Santoso
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved