Breaking News:

Viral

Viral Video Debt Collector Dipukuli Massa & Motornya Dibuang ke Parit, Polisi Ungkap Kondisi Korban

Dalam video yang beredar, massa tak hanya melakukan aksi pemukulan, mereka juga membuang tiga sepeda motor yang dipakai debt collector ke parit.

Sumber: Istimewa/TribunJabar.id
Sebagian massa menyaksikan aksi penyerangan terhadap debt collector di Jalan Raya Tasikmalaya-Cipatujah, di kawasan Urug, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, Rabu (7/4/2021) petang. 

TRIBUNSOLO.COM -- Kasus pengeroyokan terhadap sejumlah orang diduga debt collector atau mata elang terjadi di Tasikmalaya.

Sekumpukan debt collector tersebut diamuk massa saat berkumpul di Kawasan Urug, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, Jawa barat, Rabu (7/4/2021).

Dalam video yang beredar, massa tak hanya melakukan aksi pemukulan, mereka juga membuang tiga sepeda motor yang dipakai debt collector ke parit tak jauh dari lokasi.

Baca juga: Pesan Sopir Jujur di Karanganyar Kembalikan Uang Temuan Rp 10 Juta : Kalau Bukan Hak Saya,Tak Berkah

Baca juga: Viral Pemuda Bernama Agit Sutsuga, Diambil dari Kebalikan Tiga Agustus, tapi Lahir Bulan April

Debt collector yang menjadi bulan-bulanan warga itu berjumlah sekitar empat.

Sebagian massa menyaksikan aksi penyerangan terhadap debt collector di Jalan Raya Tasikmalaya-Cipatujah, di kawasan Urug, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, Rabu (7/4/2021) petang.
Sebagian massa menyaksikan aksi penyerangan terhadap debt collector di Jalan Raya Tasikmalaya-Cipatujah, di kawasan Urug, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, Rabu (7/4/2021) petang. (Sumber: Istimewa/TribunJabar.id)

Awalnya mereka tengah nongkrong di tepi Jalan Raya Tasikmalaya-Cipatujah di kawasan Urug.

Mereka diduga hendak mencegat sepeda motor cicilan.

Namun tiba-tiba datang massa dan melakukan penyerangan dan pemukulan.

Tak hanya itu, tiga unit sepeda motor yang digunakan para debt collector tersebut diangkat beramai-ramai dan dibuang ke parit.

Aksi massa tersebut membuat arus lalu-lintas dari kedua arah tertahan.

Para pengendara menghentikan kendaraannya karena khawatir ikut kena getah.

Halaman
123
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Kompas TV
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved