Breaking News:

Jangan Bandel, Ini Sanksi yang Diberikan Jika Nekat Mudik Naik Mobil Pribadi atau Sepeda Motor

Di tengah pandemi Covid-19 yang belum berakhir, Pemerintah resmi melarang masyarakat umum untuk mudik.

TRIBUN JABAR/TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
ILUSTRASI : Foto dokumentasi/Pemudik menggunakan sepeda motor membawa anak dan sejumlah tas berisi barang bawaan melintas di Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Senin (11/6/2018). Meski rentan dengan kecelakaan, mudik menggunakan sepeda motor jumlahnya masih banyak dan akan terus mengalir hingga H-1 Lebaran. 

TRIBUNSOLO.COM - Di tengah pandemi Covid-19  yang belum berakhir, Pemerintah resmi melarang masyarakat umum untuk mudik.

Pemerintah akan melarang pergerakan semua jenis modal transportasi selama 6-17 Mei 2021. 

Baca juga: Larangan Mudik 2021 Klaten, Petugas Bakal Buat Pos Penyekatan di Prambanan

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 menerbitkan Surat Edaran larangan Mudik Lebaran yang berlaku 6-17 Mei 2021.

Larangan itu tertuang dalam SE Nomor 13 Tahun 2021 Tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 selama bulan suci Ramadhan 1442 Hijriah.

Penerbitan SE itu dilatarbelakangi adanya potensi peningkatan mobilitas masyarakat pada bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 2021.

Baik untuk kegiatan keagamaan, keluarga, maupun pariwisata yang memiliki risiko terhadap peningkatan laju penularan Covid-19.

"Surat Edaran ini berlaku efektif mulai tanggal 6–17 Mei 2021.

Serta akan ditinjau lebih lanjut sesuai dengan kebutuhan dan/atau dengan perkembangan terakhir di lapangan,” ujarnya dalam SE, dikutip dari laman Setkab.go.id.

Dengan demikian, pergerakan orang antar daerah melalui berbagai moda transportasi, baik melalui jalur darat, perkeretaapian, laut, dan udara, dilarang selama periode yang telah ditentukan tersebut.

 

Ilustrasi Mudik.
Ilustrasi Mudik. (KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)

Seperti yang diberikan sebelumnya, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiyadi menyebutkan, pada sektor transportasi jalur darat pihaknya akan melarang kendaraan umum seperti bus yang mengangkut penumpang.

Halaman
1234
Editor: Naufal Hanif Putra Aji
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved