Breaking News:

Kunjungi Lokasi Bencana Banji Bandang di NTT, Jokowi Pimpin Imam Shalat Ashar Jamak

Presiden Joko Widodo berkesempatan menjadi imam jamak shalat ashar saat meninjau lokasi bencana di Provinsi Nusa Tenggara Timur

Sekretariat Presiden
Presiden Jokowi Pimpin Jamaah Shalat Ashar Jamak di lokasi pengungsian 

TRIBUNSOLO.COM - Presiden Joko Widodo berkesempatan menjadi imam jamak shalat ashar saat mengunjungi lokasi bencana di Desa Amakaka, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Di sela-sela kesibukannya dalam menjalankan kunjungan kerja ke lokasi bencana, para jamaah yang menyertainya mendapuk Jokowi menjadi imam. 

Sebelumnya, Presiden menunaikan Salat Jumat di Masjid Babul Jannah yang berlokasi di desa yang sama.

Dikutip dari Sekretariat Presiden, setibanya di Masjid Babul Jannah, Presiden langsung mengambil wudu dari tempat penampungan air.

Setelah itu, Presiden tampak menjalankan salat sunnah terlebih dahulu sebelum mengikuti salat Jumat berjemaah.

Tampak turut menjadi jemaah dalam salat tersebut antara lain Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo, dan Kepala Badan Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Henri Alfiandi.

Fakta Terbaru Korban Bencana Alam di NTT: 117 Orang Meninggal, 76 Orang Masih Belum Ditemukan

Bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT) menyisakan duka mendalam bagi korban yang ditinggalkan.

Kabar terbarunya berdasarkan data BNPB sampai pukul 21.00 WITA, total korban meninggal dunia berjumlah 117 orang, kemudian yang masih dalam pencarian atau korban hilang 76 orang.

Baca juga: Sempat Selamatkan Keluarga dan Tetangga saat Banjir Bandang Adonara, Satpam Bank Ini Masih Hilang

"Untuk Flores Timur, korban meninggal dunia tercatat 60 orang, yang hilang 12 orang. Sehingga total 72 orang," ujar Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo dalam konferensi pers virtual, Selasa (6/4/2021) malam.

Halaman
1234
Editor: Muhammad Irfan Al Amin
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved