Breaking News:

Utang Rp 5 Juta, Ibu di Bandung Gelap Mata : Gantung Diri Bersama 2 Anaknya yang Masih Balita

Dalam surat wasiat yang ia tinggalkan tersebut, ia meminta maaf dan pamitan.

BANJARMASIN POST.CO.ID
Ilustrasi pria bunuh diri. 

TRIBUNSOLO.COM - DRY seorang ibu muda di Cipatat, Kabupaten Bandung Barat gantung diri setelah menghabisi dua balitanya yang berusia 4 tahun dan 2,5 tahun.

Dari hasil olah TKP, polisi menemukan sebuah surat wasiat yang diduga ditinggalkan oleh DRY.

Kapolsek Cipatat Kompol Yana Supyana menjelaskan dalam surat tersebut DRY menjelaskan alasan DRY bunuh diri bersama dua anaknya karena terlilit utang Rp 5 juta pada rekannya.

Selain itu di dalam surat tersebut, ia meminta maaf dan pamitan. Namun di surat tersebut, ia tak menjelaskan alasan dirinya membunuh dua anaknya yang masih balita sebelum gantung diri.

"Tidak diketahui pasti, yang pasti dia sudah tidak bisa berpikir jernih, merasa salah karena perbuatannya sendiri," ucap Yohannes.

Baca juga: Pria di Kulon Progo Ditemukan Tewas Gantung Diri, Diduga Depresi Dikeluarkan dari Pekerjaannya

Baca juga: Pengusaha Bengkel Motor di Jagalan Solo Meninggal Gantung Diri, Diduga Stres Karena Sakit

Mayat DRY dan dua anaknya ditemukan pertama kali oleh Asep suami DRY pada Rabu (7/4/2021).

Saat itu Asep pulang dan menemukan rumah dalam keadaan terkunci. Walaupun tekah digedor, tidak ada jawaban dari dalam rumah.

Ia pun mendobrak pintu rumah dan saat dicek, ia menemukan istri dan dua anaknya tewas.

Sang istri gantung diri sementara dua anaknya ditemukan dengan kondisi mengenaskan dengan mulut tersumpal kain.

Baca juga: Ibu Syok Dapati Anaknya Sudah Tergantung di Belakang Rumah, Menangis Histeris Peluk Jasad Buah Hati

"Baru diketahui saat suami korban pulang menggedor-gedor pintu rumah tidak ada jawaban. Setelah didobrak, dia baru tahu kondisi di dalam rumah," ujar Kapolsek Yana, Rabu (7/4/2021), seperti dikutip dari Tribun Jabar.

Halaman
12
Editor: Ilham Oktafian
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved