Breaking News:

Berita Wonogiri Terbaru

Dua Siswa di Wonogiri Positif Covid-19 Usai Tes Antigen, Pembelajaran Tatap Muka Dihentikan

Pemerintah Kabupaten Wonogiri menghentikan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) menyusul ditemukannya dua siswa yang positif Covid-19.

Editor: Rahmat Jiwandono
TribunSolo.com / Agil Tri
Bupati Wonogiri, Joko Sutopo 

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri telah melakukan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) di 10 sekolah. 

Namun demikian, uji coba PTM terpaksa harus dihentikan menyusul ditemukannya dua orang siswa yang terkonfirmasi positif Covid-19. 

“Ada dua siswa yang positif jadi sementara kami hentikan. Selama dihentikan kami lakukan tracking tingkat persebarannya,” ujar Bupati Wonogiri, Joko Sutopo kepada Kompas.com, Jumat (9/4/2021).

Baca juga: Harapan Besar Bupati Wonogiri Jekek Adanya Waduk Pidikso : Atasi Stunting & Gondok, Ini Alasannya

Baca juga: Terdampak Proyek Waduk Pidekso Wonogiri, 11 KK Terancam Terisolir, Bakal Direlokasi

Pria yang akrab disapa Jekek ini mengatakan, belum diketahui pasti asal muasal dua siswa bisa terpapar Covid-19.

Keduanya diketahui terpapar virus corona setelah menjalani tes antigen sebelum mengikuti pembelajaran tatap muka di sekolah.

Tahap awal uji coba pembelajaran tatap muka di Wonogiri digelar di lima SMP dan lima SD.

Jekek mengatakan, bila persebaran Covid-19 yang dibawa dua siswa itu bisa dilokalisir, maka pembelajaran tatap muka bisa kembali dilanjutkan sambil menunggu kebijakan pemerintah pusat.

Dikatakan Jekek, pedagang kaki lima (PKL) selama bulan Ramadhan diizinkan berjualan di alun-alun Pemkab Wonogiri.

Kendati demikian, kapasitas PKL hanya boleh 30 persen.

Pedagang kaki lima diperbolehkan berjualan di alun-alun setelah tren kasus positif covid-19 mulai menurun.

Selain itu, saat ini Wonogiri sudah berstatus zona oranye.

Ia menambahkan, tempat wisata juga diperbolehkan buka untuk mendorong tumbuhnya perekonomian di Kabupaten Wonogiri.

Namun, sebelum dibuka seluruh pelaku wisata harus membuat komitmen dengan pemerintah untuk menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Harus dibangun komitmen bagaimana membangun keseimbangan kurva kasus corona tetap menurun dan menjaga keseimbangan ekonomi agar inflasi tidak tinggi,” ujarnya. 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "2 Siswa Positif Covid-19, Pembelajaran Tatap Muka di Wonogiri Dihentikan",

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved