Breaking News:

Sosok Lia Eden yang Meninggal : Bolehkan Salat 2 Bahasa, Boleh Makan Babi, Tapi Pengikutnya Setia

Biodata Lia Eden yang Meninggal : Bolehkan Salat 2 Bahasa, Boleh Makan Babi, Tapi Pengikutnya Setia

Tribun Jatim
Lia Aminuddin alias Lia Eden. 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Nama Lia Aminudin alias Lia Eden pernah menghebohkan publik beberapa tahun silam.

Ia pernah dipenjara di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, lantaran dituding memimpin sekte sesat.

Baca juga: Aliran Sesat di Lampung Tengah Bikin Resah Warga, Pengikut Ritual Pakai Kuburan Kosong Tanpa Jenazah

Lama tak terdengar kabarnya, Lia Eden dikabarkan meninggal dunia.

lalu siapa sebenarnya Lia Eden?

Jauh sebelum penangkapan, Lia bikin geger pada 1997 ketika mengklaim diri telah mendapat wahyu dari Malaikat Jibril sehingga ia mempelajari aliran paranealis atau lintas agama.

Pada 1998, Lia yang sejak kecil beragama Islam kemudian mempelajari agama Kristen.

Dia juga merilis sebuah buku berjudul 'Perkenankan Aku Menjelaskan Sebuah Takdir' yang berisi mengenai aliran yang ia dalami.

Dia juga memahami reinkarnasi dari ajaran Hindu, mengklaim diri sebagai titisan Bunda Maria sekaligus menyatakan putranya, Ahmad Mukti, sebagai Yesus Kristus.

Tak cuma itu, Lia juga menerapkan beberapa aktivitas yang disebutnya ajaran agama Buddha seperti meditasi dan memahat patung.

Baru pada pertengahan 2000, Lia mendeklarasikan agama baru, Salamullah, sebagai penyatuan dari semua agama yang ia pelajari.

Halaman
123
Editor: Aji Bramastra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved