Breaking News:

Berita Sragen Terbaru

Kejinya Pria Pembunuh Sartikawati di Sragen : Setelah Membunuh, Balik Lagi ke Tempat Pesta Miras

Kejinya Pria Pembunuh Sartikawati di Sragen : Setelah Membunuh, Balik Lagi ke Tempat Pesta Miras

Penulis: Rahmat Jiwandono | Editor: Aji Bramastra
TribunWOW
Ilustrasi. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Rahmat Jiwandono

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - ES (23), warga Desa Wonokerso, Kedawung, Sragen, resmi dijadikan tersangka pembunuhan di Waduk Kembangan. Sragen, terhadap seorang wanita bernama Sartikawati.

ES tega menghabisi nyawa teman perempuannya, bermotif jengkel karena menolak diajak hubungan intim.

Baca juga: Keutamaan Shalat Tarawih Malam Pertama Ramadhan 1442 H: Keluarlah Dosa Umat Muslim yang Melakukan

Edi mengaku mendorong Sartikawati (21) ke Waduk Kembangan, Desa Mojorejo, Karangmalang, Sragen karena menolak diajak berhubungan badan di lokasi. 

"Saat korban saya dorong pakai tangan sampai tercebur ke waduk," ujarnya dalam jumpa pers di Mapolres Sragen pada Senin (12/4/2021). 

Setelah mendorong korban hingga masuk ke dalam waduk, kepala korban membentur batu. 

"Pas korban jatuh ke waduk kepalanya membentur batu," terang dia. 

ES pantas disebut berdarah dingin.

Nyatanya, setelah membunuh, ia tak panik dan meninggalkan lokasi kejadian.

 Usai mendorong korban hingga jatuh ke Waduk Kembangan, pelaku sempat kembali ke tempat pesta miras. 

"Saya balik lagi ke tempat kami minum minuman keras di tengah sawah dekat waduk sana," katanya. 

ES mengatakan, ia belum lama mengenal korban. 

"Cuma pernah jemput korban sekali tapi belum kenal langsung." 

"Saya kenal dengan korban baru tahun lalu, kurang lebih tiga bulan lah," katanya. 

Diberitakan sebelumnya, Sartikawati (21) perempuan asal Dukuh Krandegan RT 30, Desa Mojorejo, Karangmalang, Sragen ditemukan meninggal dalam posisi mengambang di Waduk Kembangan pada Minggu (11/4/2021) pagi. (*)

Kronologi Pembunuhan

Sartikawati (21), wanita yang jasadnya ditemukan mengapung di Waduk Kembangan, Desa Mojorejo, Kecamatan Karangmalang, Sragen pada Minggu (11/4/2021), ternyata memang tewas dibunuh.

Baca juga: Teka-teki Tewasnya Sartikawati di Sragen, Dijemput Naik Motor, lalu Ditemukan Tewas Leher Patah

Kapolres Sragen, AKBP Yuswanto Ardi mengatakan, tersangka pembunuhan adalah Edi Santoso (23) alias Jeger warga Desa Wonokerso, Kedawung, Sragen.

"Tersangka tidak lain adalah rekan korban," paparnya dalam jumpa pers di Mapolres Sragen, Senin (12/4/2021).

Lalu, bagaimana kronologi pembunuhan ini terjadi?

Menurut Yuswanto, pada Sabtu (10/4/2021) tersangka bersama rekan-rekan korban mengadakan pesta minuman keras (miras) di sekitar Waduk Kembangan.

Saat itu, korban sempat cekcok dengan salah satu teman wanitanya.

"Korban yang cekcok dengan teman perempuannya meninggalkan lokasi tempat pesta miras dan bergeser ke Waduk Kembangan," katanya.

Tidak lama kemudian, tersangka menghampiri dua orang temannya ke Waduk Kembangan.

"Setibanya di lokasi, tersangka mengajak korban untuk melakukan hubungan intim," ungkapnya.

Namun ajakan tersebut ditolak oleh korban dan pelaku sempat mengancam akan mendorong korban ke waduk apabila menolaknya.

"Lantaran tawaran itu ditolak, akhirnya pelaku mendorong ke waduk hingga tewas," ujarnya.

Dijelaskannya, saat korban tercebur ke waduk dalam pengaruh miras.

"Sehingga korban saat tenggelam tidak bisa menyelamatkan diri," imbuhnya.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 338 dengan ancaman 15 tahun penjara atas dugaan pembunuhan.

Leher Patah

Warga Desa Mojorejo, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen dibikin geger.

Pasalnya, satu jenazah ditemukan mengapung di Waduk Kembangan Sragen, Minggu (11/4/2021) pagi.

Berdasar Informasi yang dihimpun TribunSolo.com, jenazah tersebut diketahui berjenis kelamin perempuan.

Ia ditemukan warga mengapung di waduk sekira pukul 05.37 WIB.

Wakil Ketua PMI Sragen, Soewarno menyampaikan identitas korban sampai saat ini belum diketahui.

"Belum diketahui siapa identitasnya," ujarnya kepada TribunSolo.com.

Baca juga: Viral Video Warga Makamkan Jenazah Pasien Covid-19 Tanpa Prokes, Ternyata Begini Fakta Sebenarnya

Baca juga: Tragedi Pilu di Ceper Klaten : Ika Histeris, Adik Kesayangan Pulang Latihan Silat Tinggal Jenazah

Dikatakan Soewarno, saat petugas mendatangi lokasi kejadian untuk evakuasi didapati ada lecet pada bibir sebelah kanan. 

"Selain itu juga mengalami patah tulang pada bagian leher," jelasnya. 

Saat ini, jenazah korban sudah dibawa ke RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen. 

Terpisah, Kasubag Humas Polres Sragen, AKP Suwarso menyampaikan, polisi masih dalam proses penanganan. 

"Sedang ditangani penemuan mayat tadi," katanya. 

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved