Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Nekat Mangkal saat Puasa Perdana, Sejumlah PSK di Solo Diciduk Polisi, Langsung Dimasukkan ke Panti

Sejumlah pekerja seks komersial (PSK) diamankan pihak petugas Polsek Banjarsari Solo saat pada awal Ramadan.

Penulis: Azfar Muhammad
Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Istimewa
Sejumlah PSK yang kena razia saat berkeliaran di kawasan Gilingan, Kecamatan Banjarsari pada Selasa (13/4/2021) dini hari. 

Sebelum menjalani kegiatan itu, mereka harus menjalani karantina mandiri dan serangkaian protokol kesehatan. 

Uji swab menjadi satu diantara protokol kesehatan yang harus dilalui oleh kurang lebih 65 orang PSK. 

Baca juga: Kesaksian PSK Cilik di Gilingan Solo : Baru SMP, Sudah 7 Kali Dapat Transaksi Open BO

Baca juga: Pengelola Hotel Bisa Dijerat Pidana Jika Terbukti Sediakan PSK di Solo, Terancam 7 Tahun Penjara

Rerata mereka yang terkena razia berusia 18 sampai 50 tahun lebih. 

Kepala PPSW Wanodyatama, Joko Sarwanto mengatakan, para PSK yang direhabilitasi sudah dinyatakan negatif Covid-19.

"Kalau di-swab test, tidak ada yang positif Covid-19. Tapi, ada yang diketahui livernya sakit dan HIV/AIDS," kata Joko kepada TribunSolo.com, Selasa (16/3/2021).

Mereka, sambung Joko, langsung menempati kamar-kamar yang telah disediakan di PPSW Wanodyatama. 

Para PSK menjalani serangkaian kegiatan rehabilitasi, diantaranya bimbingan mental, religiusitas, dan karakter. 

Baca juga: Kisah Pilu PSK Hamil Tua Tetap Layani Tamu: Suami Kabur Usai Cerai, Bingung Hidupi 2 Anak Balita

"Mereka di sini dibina selama 6 bulan. Mereka diberi keterampilan menjahit, tata boga, salon, membuat batik celup, telur asin, dan aksesoris," ucap Joko.

Dari pantauan TribunSolo.com, beberapa diantara mereka ditemani pendamping selama proses rehabilitasi. 

Praktik tata boga, misalnya, mereka tetap didampingi selama proses awal pembuatan hingga penilaian. 

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved