Breaking News:

Kisah Misbahul Arifin, Meski Tunanetra Bisa Hafiz Alquran, Kini Jadi Koordinator Takmir Masjid UNS

Di balik 'hidupnya' Masjid Nurul Huda di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, ada sosok penting di dalamnya.

TribunSolo.com/Azfar Muhammad
Misbahul Arifin (23) yang menjadi Koordinator Takmir Masjid Nurul Huda di Universitas Sebelas Maret (UNS), Kecamatan Jebres, Kota Solo, Rabu (14/4/2021). 

"Pas masuk pesantren akhirnya saya berkeinginan menjadi hafizh dan menseriusi hal tersebut," ujarnya.

Ia juga sampaikan dengan dirinya menjadi seorang penghafal alquran bisa mengangkat derajat dirinya sebagai akademisi.

"Ya dengan saya menjadi hafizh saya bisa mengangkat drajat saya dan bisa membuktikan kepada teman teman saya bisa," ujarnya.

"Meski saya memiliki kekurangan tapi saya juga harus punya kelebihan," katanya.

Adapun metode belajar menghafal yang dilakukan oleh Misbah adalah metode mendengarkan dengan MP3 dan murotal melalui handphone.

Baca juga: Tak Sembarangan, Mahasiswa yang Ikuti Simulasi Tatap Muka di UNS Ternyata Jalani Swab Antigen Dulu

Baca juga: Seribuan Dosen di UNS Solo Menunggu Divaksinasi, Rektor: Baru 600 Dosen yang Divaksin

Ia ceritakan ketika dirinya tinggal di pondok pesantren di Klaten mengalami kendala karena dirinya tidak diperbolehkan untuk membawa gawai.

"Ya kan di pesantren tidak boleh bawa handphone, akhirnya saya bandel," ujarnya.

"Melanggar tapi untuk kebaikan," tambahnya.

Semasa di Pesantren saya sebelum membawa HP, biasanya minta untuk dibacakan oleh adik kelas atau teman saya.

"Tapi karena saya merasa tidak nyaman dan tidak enak terus menggangu adik kelas saya, akhirnya saya bawa handphone," paparnya.

Halaman
1234
Penulis: Azfar Muhammad
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved