Berita Sukoharjo Terbaru

Cegah Pemudik Masuk, Polisi Bakal Lakukan Penyekatan di Wilayah Perbatasan Sukoharjo

Satgas Covid-19 Sukoharjo akan melakukan operasi penyekatan di sejumlah perbatasan di Kabupaten Sukoharjo. 

TRIBUN JABAR/TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
ILUSTRASI : Foto dokumentasi/Pemudik menggunakan sepeda motor membawa anak dan sejumlah tas berisi barang bawaan melintas di Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Senin (11/6/2018). Meski rentan dengan kecelakaan, mudik menggunakan sepeda motor jumlahnya masih banyak dan akan terus mengalir hingga H-1 Lebaran. 

Di antaranya pengawasan dilakukan di e-warong Kecamatan Sukoharjo dan Nguter.

Adapun di Kecamatan Sukoharjo, orang nomor satu di Kota Makmur itu mengecek e-warong di Kelurahan Joho dan Begajah.

Sementara di Kecamatan Nguter, Bupati Etik Suryani mendatangi e-warong di Desa Plesan dan Serut.

Bupati Sukoharjo Etik Suryani memeriksa daftar penerima BPNT Tahap II di e-warong di Kecamatan Sukoharjo, Kamis (15/4/2021).
Bupati Sukoharjo Etik Suryani memeriksa daftar penerima BPNT Tahap II di e-warong di Kecamatan Sukoharjo, Kamis (15/4/2021). (TribunSolo.com/Istimewa)

“Dari pantauan ini penyaluran BPNT berjalan lancar dan sesuai anjuran pemerintah, yakni menerapkan protokol kesehatan ketat,” kata dia kepada TribunSolo.com.

Tak hanya mendatangi rakyatnya, Bupati Etik juga sempat berbincang akrab dengan mereka menanyakan kabar hingga soal bantuan tersebut.

Dikatakan Etik, dalam pantauan di empat e-warong tersebut, petugas maupun warga yang menerima BPNT menjalankan arahan untuk menerapkan protokol ketat.

Baca juga: Pelantikan Etik Suryani - Agus Santosa Jadi Bupati & Wabup Sukoharjo, Berjalan Lancar & Khidmat

Baca juga: Pemilu Digelar Serentak 2024, KPU Jateng Bocorkan Aturan di Sukoharjo : Teknis Sama Pilkada 2020

Di antaranya memakai masker, jaga jarak, dan cuci tangan dengan sabun sesaat sebelum hingga sesudah mendapatkan bantuan di lokasi.

"Kursi antrean juga ditata dengan jarak tertentu untuk menghindari terjadinya kerumunan, ini sangat bagus," jelas dia.

Lebih lanjut Etik menerangkan, proses penyaluran BPNT di Sukoharjo tidak mengalami masalah yang berarti.

Dalam kesempatan itu, Bupati sekaligus mengedukasi masyarakat soal protokol kesehatan yang benar di tengah pandemi Covid-19.

"Masalah protokol kesehatan jangan sampai lengah, harus dipegang terus selama pandemi," harap dia.

Selain itu, Etik juga mengimbau warga yang memiliki saudara atau keluarga di tanah perantauan untuk tidak pulang mudik Lebaran.

“Kalau kangen bisa video call dulu, intinya jangan pulang ke kampung agar angka Corona bisa ditekan dan bisa segera selesai," tuturnya.

"Kalau Corona selesai maka ekonomi bisa bangkit dan pulih kembali,” jelas dia menekankan.

Baca juga: Sah ! Etik Suryani - Agus Santosa Ditetapkan Bupati & Wakil Bupati Sukoharjo Terpilih

Baca juga: BREAKING NEWS: Kuliner Daging Anjing Resmi Dilarang di Sukoharjo, Nekat Jualan Lapak akan Dibongkar

Plt Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sukoharjo, Suparmin menambahkan, BPNT diberikan setiap bulan pada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang sudah terdata.

Untuk tahun 2021 ini, penerima BPNT untuk Sukoharjo sebanyak 54.334 KPM.

"Penyaluran dilakukan tersebar di 98 e-warong yang ada di 12 kecamatan," ungkapnya.

"Semuanya lancar dan tida ada kendala, sehingga sesuai harapan," kata dia. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved