Breaking News:

Kisah Suyamto Kades Dermawan di Klaten : Tak Ambil 1 Rupiahpun,Padi di Sawahnya Justru Dipanen Warga

Hasil tanah kas desa yang bisanya menjadi jatah setiap kepala desa, tetapi di tangannya justru dibagi-bagi ke masyarakat.

Penulis: Mardon Widiyanto
Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Mardon Widiyanto
Kolose sosok Kades Suyamto dan warga tengah asyik memanen untuk dirinya sendiri di Desa Tumpukan, Kecamatan Karangdowo, Kabupaten Klaten, Jumat (16/4/2021). 

Mengisi Waktu

Dalam keseharian, kita kerap kali melihat para pengemudi Ojek Online (Ojol) selalu menghabiskan waktu menunggu pelanggan dengan nongkrong di pos atau warung kopi.

Namun ada seorang pengemudi Ojol di Kota Solo yang mencolok dan menarik perhatian.

Dia adalah Siswanto yang meluangkan waktunya dengan berburu pahala dan membaca Al Qur'an.

Baca juga: Cerita Dibalik Program Driver Ojol Mengaji di Solo, Tidak Dipungut Biaya: Buat Bekal di Akhirat

Dirinya juga semakin giat berburu pahala apalagi saat ramadan seperti ini.

Dia memanfaatkan waktu luang menunggu pelanggan dengan mengaji dan mengikuti kajian di Rumah Tahfidz.

“Saya memanfaatkan waktu luang saja, sambil menunggu orderan sambil bekerja sambil ibadah juga,” ujar Siswanto kepada TribunSolo.com, Kamis (15/4/2021).

Siswanto mengaku tertarik dengan program tahfizh yang diinisiasi oleh yayasan dompet tahfizh. 

“Awalnya lihat di media sosial terus ada ojol mengaji, saya akhirnya mendaftar dan ikut kelas tahsin,” ujarnya.

Selama tiga tahun ini, Siswanto mengaku banyak menghabiskan waktu di jalanan.

Baca juga: Meski Driver Ojol di Solo Sudah Divaksin Covid-19 Bertahap, Protokol Kesehatan Ketat Tetap Berjalan

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved