Breaking News:

Berita Sukoharjo Terbaru

Kuliner Daging Anjing di Sukoharjo Dilarang, Dinas Perdagangan: Bisa Ganti Jualan Rica-rica Mentok

Surat larangan penjualan daging maupun olahan anjing, ular, biawak, dll diterbitkan Satpol PP Sukoharjo. Sosialisasi juga sudah dilakukan.

TribunSolo.com/Agil Tri Setiawan
Warung Sate Gukguk Pak Iskardi di Solo Baru 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Surat larangan penjualan daging maupun olahan anjing, ular, biawak, dll diterbitkan Satpol PP Sukoharjo

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi (Disdagkop) UKM Sukoharjo, Sutarmo mengatakan, pihaknya mendukung langkah yang diambil Satpol PP itu. 

Pasalnya, daging anjing, ular, biawak bukan merupakan makanan layak konsumsi. 

Baca juga: BREAKING NEWS: Kuliner Daging Anjing Resmi Dilarang di Sukoharjo, Nekat Jualan Lapak akan Dibongkar

Baca juga: Sukoharjo Larang Penjualan Daging Anjing Mentah Maupun Olahan, Nekat Izin Dagang Dicabut

"Ya bisa diganti dengan daging yang halal, seperti daging ayam, bebek, mentok, sapi, kambing," katanya, Jumat (16/4/2021).

"Kalau jualan daging ayam, sapi, dan kambing banyak saingannya, bisa jualan rica-rica mentok," imbuhnya. 

Dia mengatakan, pihaknya siap melakukan pembinaan terhadap pedagang olahan daging anjing, ular, biawak, dll. 

Menanggapi surat yang dikeluarkan Satpol PP, Sutarmo mengatakan hal itu menjadi kewenangan Satpol PP. 

"Kalau masalah penindakan itu jadi ranahnya Satpol PP, tapi kami siap melakukan pembinaan pedagang," ujarnya. 

Baca juga: 31 Gereja di Klaten Dijaga Ratusan Personel Gabungan, Turunkan 3 Anjing Pelacak

Menanggapi hal itu, salah satu pedagang Sate Gukguk di Grogol, Cris mengatakan, tak semudah itu mengganti menu dagangannya. 

Halaman
1234
Penulis: Agil Tri
Editor: Ryantono Puji Santoso
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved