Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Organda Solo Minta Pemerintah Menangguhkan Aturan Larangan Mudik : Kalau Tidak, Beri Stimulan

Aturan larangan mudik yang dikeluarkan pemerintah membuat bingung organisasi angkutan daerah (Organda) Kota Solo.

Tribunnews/Herudin
ILUSTRASI MUDIK : Suasana penumpang di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Rabu (22/4/2020). Awak bus dan karyawan perusahaan bus resah dengan kebijakan pemerintah melarang mudik yang berlaku mulai tanggal 24 April 2020 karena akan menghilangkan mata pencaharian mereka dan meminta kompensasi selama tidak bekerja. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Aturan larangan mudik yang dikeluarkan pemerintah membuat bingung organisasi angkutan daerah (Organda) Kota Solo.

Di satu sisi pemerintah melarang mudik, namun di sisi yang lain ada pelonggaran terhadap wilayah aglomerasi.

Ada 8 wilayah aglomerasi yang diperbolehkan mudik lokal mulai 6 Mei 2021. Solo Raya menjadi satu diantaranya.

"Itu membingungkan. Ada yang melarang, mudik tidak boleh. Tapi, ada juga yang mengizinkan mudik tapi cuma lokal," kata Ketua Organda Kota Solo, Joko Suprapto kepada TribunSolo.com, Sabtu (17/4/2021).

"Kalau mau dilarang, dilarang sekalian. Kalau boleh, boleh sekalian. Ini nanggung, setengah - setengah," tambahnya.

Baca juga: Cerita Otobus di Sleman, Sudah Terpukul Pandemi Covid-19, Kini Ditambah Aturan Larangan Mudik

Baca juga: Antisipasi Mudik, Perbatasan di Solo dan Sukoharjo Bakal Dijaga Ketat

Baca juga: Larang Warga dari Luar Solo Mudik Lebaran, Gibran: Kalau Mudik Lokal Tak Masalah

Baca juga: Tak Semudah Itu Mudik ke Solo, Hasil Swab Reaktif Atau Tidak, Pemudik Nekat Wajib Jalani Karantina

Anggota Organda, sambung Joko, kini hanya menunggu nasib saja. Lahan penghasilan yang mereka tunggu-tunggu perlahan menjadi sebatas angan saja.

"Nunggu nasib saja, rekan - rekan pengusaha pada mengeluh semua karena satu - satunya yang diharapkan angkutan lebaran atau mudik itu," ujar Joko.

"Mereka semua gelisah," tambahnya.

Bagaimana tidak, penghasilan mereka sudah susut sejak pandemi Covid-19 melanda.

Halaman
1234
Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Agil Tri
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved