Breaking News:

Penganiaya Perawat RS Siloam Palembang Ngakunya Polisi, Padahal Ini Pekerjaan Aslinya

Pria berinisial JT (28) akhirnya ditangkap pihak kepolisian pada Kamis (15/4/2021) sekira pukul 16.50 WIB.

Editor: Rifatun Nadhiroh
Tribunnews Maker
Perawat Siloam Palembang dianiaya 

TRIBUNSOLO.COM - Seorang perawat Rumah Sakit Siloam di Palembang dianiaya oleh orangtua pasien setelah menyuntik seorang anak.

Anak tersebut disebutkan berdarah setelah disuntik sang suster berinisial CRS, hingga membuat sang Ibu panik.

Ibu si pasien tersebut tak terima langsung menghubungi suaminya.

Baca juga: 11 Tahun Menikah, Melaney Ricardo Ungkap Permasalahan dalam Rumah Tangganya dengan Tyson Lynch

Sang suami lantas datang ke rumah sakit dan bertemu suster yang menyuntik sang putra.

Namun yang terjadi justri suster tersebut justru dianiaya oleh pria tersebut yang mengaku seorang polisi.

Pria berinisial JT (28) akhirnya ditangkap pihak kepolisian pada Jumat kemarin.

Baca juga: Suami Kaya Raya, Zaskia Gotik Tak Masalah Tolak Banyak Pekerjaan Demi Rawat Arsila Bungalia

Ditemui saat press release di Polrestabes Palembang, JT mengatakan mendengar anaknya menangis pada saat pulang dari RS Siloam ia emosi.

"Saya emosi hingga nekat mendatangi perawat tersebut di RS tersebut," ujarnya Sabtu (17/4/2021).

JT ternyata adalah seorang pengusaha.

Diketahui ia memiliki bisnis di bidang otomotif.

Christina Ramauli S, seorang perawat RS Siloam Sriwijaya Palembang dianiaya keluarga pasien ruangan IPD 6 di kamar 6026 RS Siloam Sriwijaya Palembang, Kelurahan Lorok Pakjo Kecamatan IB I Palembang.
Christina Ramauli S, seorang perawat RS Siloam Sriwijaya Palembang dianiaya keluarga pasien ruangan IPD 6 di kamar 6026 RS Siloam Sriwijaya Palembang, Kelurahan Lorok Pakjo Kecamatan IB I Palembang. (Kolase Sripoku.com/Instagram)

JT diketahui pengusaha sparepart mobil dan motor di Kecamatan Kayu Agung, Kabupaten OKI.

Kepada polisi, pengusaha ini menjelaskan, penyebab yang membuatnya emosi.

"Anak saya sudah empat hari dirawat di sana dan saya harus bolak balik untuk menjenguknya.

Mendengar infus anak saya dilepas hingga anak saya menangis saya tidak terima," katanya.

Sambil menundukan kepala pelaku menyesali perbuatannya.

"Saya emosi sesaat dan saya menyesali perbuatan saya, saya benar-benar minta maaf kepada korban dan pihak RS Siloam," tutupnya.

Informasi yang dihimpun anak pelaku mengidap penyakit radang paru-paru.

Sebelumnya diberitakan, JT pelaku penganiayaan terhadap CRS.

S berhasil diamankan Unit Reskrim Polrestabes Palembang ditempat persembunyiaanya, Jumat (16/4/2021) malam.

"Benar pelaku berhasil diamankan di tempat persembunyiaanya di Ogan Komring Ilir (OKI), ujar Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi ketika di konfrimasi, Jumat (16/4/2021.

Pantuan di lapangan, pelaku tiba di Polrestabes Palembang sekira pukul 22.30 WIB.

Terlihat pada saat di bawa menuju ruangan Unit Pidsus Polrestabes Palembang, pelaku menggunakan topi putih dan baju berkera warna biru dongker.

Bukan Polisi

JT (28), pelaku penganiayaan terhadap perawat RS Siloam Sriwijaya Palembang dipastikan bukan polisi.

Sebelumnya videonya viral karena aniaya perawat di dalam kamar inap rumah sakit.

Dari video yang beredar, ada sosok pria berpakaian putih mengaku polisi.

Ia datang untuk melerai saat kejadian berlangsung.

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Irvan Prawira Satyaputra di Polrestabes Palembang, Sabtu (17/4/2021), mengatakan, bahwa benar pria berpakain putih itu yang datang untuk melerai adalah polisi.

Namun beredar kabar bahwa pelaku penganiayaan (JT) mengaku polisi adalah tidak benar.

"Pada saat keributan tersebut, memang ada anggota dari Dit Lantas Polda Sumsel yang menggenakan kaos putih untuk melerai, dan orang yang menggunakan baju putih itu mengatakan ia polisi dan ada keributan apa," ujarnya

Kemudian pelaku bertanya 'Mana buktinya kamu polisi', bukan mengaku bahwa pelaku (JT) adalah polisi.

"Saya pastikan pelaku (JT) bukan polisi," katanya.

Lanjut Kombes Pol Irvan menjelaskan, anggota polisi yang sedang berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) sedang menemani istrinya yang sedang proses melahirkan.

"Netizen terlalu cepat mengambil kesimpulan dalam vidio tersebut. Jangan terburu-buru cermati terlebih dahulu sebelum menyimpulkan," tutupnya.

Dari informasi yang didapatkan, JT merupakan pengusaha sparepart mobil dan motor di Kecamatan Kayu Agung, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatra Selatan

(*)

Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved