Breaking News:

Nasib 7 Video Milik Jozeph Paul Zhang yang Kini Tak Bisa Diakses Lagi, Simak Penjelasan Kominfo

Hingga kini, Kemenkominfo masih menjalankan patroli siber untuk konten yang berisi ujaran kebencian Jozeph Paul Zhang. 

Istimewa
Penyidik Bareskrim Polri mulai mendalami video pria bernama Jozeph Paul Zhang yang mengaku nabi ke-26. 

TRIBUNSOLO.COM -- Jozeph Paul Zhang kini diburu pihak kepolisian.

Hal itu terkait konten videonya yang mengaku sebagai Nabi ke-26.

Kini, kurang lebih tujuh konten video Jozeph Paul Zhang tidak bisa lagi diakses oleh warganet.

Baca juga: Viral Pasangan Disiram Air Comberan di Aceh, Ternyata Jalani Cinta Terlarang di Tanah Perantauan

Baca juga: Kronologi Ibu Muda asal Lampung Dirudapaksa di Tengah Sawah, Pelaku Mengancam akan Menembak Korban

Hal tersebut terjadi setelah Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengirim surat permintaan blokir pada Youtube terkait konten Jozeph Paul Zhang yang berisi ujaran kebencian.

"Pada tanggal 19 April 2021, tujuh konten di YouTube tersebut telah diblokir dan tidak dapat diakses lagi oleh warganet," kata juru bicara Kemenkominfo Dedy Permadi dalam keterangan resmi, Selasa (20/4/2021).

Salah satu konten yang dihapus yaitu video berjudul "Puasa Lalim Islam" yang sempat viral.

Seperti diketahui bersama, pernyataan Jozeph Paul Zhang dalam videonya mengandung unsur ujaran kebencian, hingga dirinya berani mendaku sebagai Nabi ke-26.

Atas dasar itulah kemudian, Dedy menilai Jozeph memenuhi pelanggaran Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Dalam pasal 28 ayat (2) juncto pasal 45A disebutkan bahwa setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

Berdasar ketentuan hukum dapat dipidana paling lama 6 tahun dan/atau denda paling banyak Rp1 miliar.

Terkait keberadaannya yang diduga berada di luar Indonesia, Dedy menilai bahwa UU ITE memiliki asas ekstratoritorial sehingga berlaku bagi setiap orang yang melakukan perbuatan hukum, baik yang berada di wilayah hukum Indonesia maupun di luar wilayah hukum Indonesia.

Hingga kini, Kemenkominfo masih menjalankan patroli siber untuk konten yang berisi ujaran kebencian Jozeph Paul Zhang. 

Artikel ini telah tayang di Kompas.tv dengan judul: Telah Diblokir, Tujuh Video Milik Jozeph Paul Zhang Tidak Bisa Diakses Warganet

Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Kompas TV
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved