Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Momen Bulan Suci, Para PSK yang Dibina di Panti Wanodyatama Solo Digembleng Bimbingan Spiritual

Tak hanya keterampilan fisik, para pekerja seks komersial (PSK) yang terjaring razia juga mendapatkan bimbingan spiritual.

TribunSolo.com/Azhfar Muhammad
Warga binaan di Panti Pelayanan Sosial Wanita (PPSW) Wanodyatama di Jalan Dr. Rajiman No.624, Kelurahan Pajang, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Rabu (21/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Azhfar Muhammad Robbani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Tak hanya keterampilan fisik, para pekerja seks komersial (PSK) yang terjaring razia juga mendapatkan bimbingan spiritual.

Ya, hampir dua bulan sejumlah pekerja seks komersial (PSK) yang terjaring razia saat era kepemimpinan Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka hidup di panti.

Mereka tinggal di Panti Pelayanan Sosial Wanita (PPSW) Wanodyatama di Jalan Dr. Rajiman No.624, Kelurahan Pajang, Kecamatan Laweyan, Kota Solo.

Kepala PPSW Wanodyatama Solo, Joko Sarwanto mengatakan, para PSK tengah menjalani serangkaian rehabilitasi.

Di tempatnya ada sekitar 120 PSK dari berbagai wilayah.

"Khusus bulan ini, ada bimbingan spiritual dan religius bagi mereka yang menjalankannya," kata dia kepada TribunSolo.com (21/4/2021).

Baca juga: Apa Kabar PSK yang Kena Razia Era Gibran? Tak Lewatkan Momen Hari Kartini di Panti Wanodyatama Solo

Baca juga: Resmi! Gibran Melarang Mudik ke Solo 1 Sampai 17 Mei, Ini Aturannya : Pelanggar Dikarantina 5 Hari

Adapun Joko sampaikan alasan para PSK melakukan turun ke jalan dikarenakan faktor ekonomi.

“Ya mereka mungkin sudah coba, di saat kondisi seperti ini susah cari uang dan kerjanya enak dan ingin instan,” ujarnya.

Menurut Joko sebanyak 120 para PSK tengah dibina di panti berasal daro berbagai daerah.

Halaman
1234
Penulis: Azfar Muhammad
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved