Breaking News:

Berita Sukoharjo Terbaru

Proyek Jalur Lingkar Timur  Sukoharjo, 262 Lahan Dibebaskan, Telan Anggaran Rp 73 Miliar

Proyek pembangunan Jalur Lingkar Timur (JLT) di Kabupaten Sukoharjo masih dalam proses pembebasan lahan.

istimewa
Proses penyerahan ganti rugi lahan terdampak proyek pembangunan JLT di aula BPN Sukoharjo, Kamis (22/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Proyek pembangunan Jalur Lingkar Timur (JLT) di Kabupaten Sukoharjo masih dalam proses pembebasan lahan.

Sempat terhenti karena adanya pandemi covid-19, proses pembebasan lahan terdampak JLT kembali dilanjutkan.

Per Desember 2020 hingga April 2021, sebanyak 262 bidang tanah milik masyarakat maupun kas desa sudah dibebaskan, menelan anggaran Rp 73 miliar.

Baca juga: Waspadai Pemudik Lewat Jalur Tikus saat Mudik Lebaran, Polsek di Sragen Siaga Patroli Selama 24 Jam

Baca juga: Anggaran Dipangkas Demi Covid-19,Proyek Gedung & Jalur Lingkar Timur Sukoharjo Tak Selesai Tahun Ini

Anggota tim pengadaan tanah proyek JLT, Aris Sujarwadi mengatakan, nilai ganti rugi yang diberikan bervariatif.

"Yang paling rendah Rp 2 juta dan paling tinggi Rp 3 Miliar," kata dia, Kamis (22/4/2021).

Proses pembayaran ganti rugi ini dilakukan secara bertahap di Aula Kantor BPN Sukoharjo.

Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan, saat proses pencairan ganti rugi.

Aris mengatakan, saat awal proses pendataan lahan ini, banyak masyarakat yang enggan memberikan data aset yang terdampak JLT.

Baca juga: Begini Rencana Pembangunan Jalur Lingkar Timur di Sukoharjo yang Telan Anggaran Rp 300 Miliar

"Awalnya mereka tertutup, mereka tidak mau memberikan data, tapi kami berkerjasama dengan Pemerintah Desa," ujarnya.

Halaman
123
Penulis: Agil Tri
Editor: Ryantono Puji Santoso
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved