Breaking News:

Korban KRI Nanggala 402 Asal Sragen

KRI Nanggala 402 Hilang Kontak di Perairan Bali, Keluarga di Sragen Gelar Doa Bersama

Sebanyak 53 awak KRI Nanggala-402 yang dilaporkan hilang sejak Rabu (21/4/2021) lalu di Perairan Bali bagian utara hingga kini belum ditemukan.

Penulis: Rahmat Jiwandono | Editor: Ryantono Puji Santoso
Tribunsolo.com/Rahmat Jiwandono
Keluarga Sertu Bambang Prianto menggelar doa bersama di rumahnya di Kampung Ngadirejo RT 30/RW 13, Kroyo, Karangmalang, Sragen. 

Seperti diketahui, pada 21 April 2021 pukul 03.45 WITA KRI Nanggala melakukan penyelaman di Perairan Bali bagian utara.

Lantas pukul 04.00 WITA, kapal meluncurkan torpedo nomor 8.

Saat itulah komunikasi terakhir dengan KRI Nanggala sekitar pukul 04.25 WITA.

Hanya 72 Jam

Kapal selam milik TNI AL KRI Nanggalan 402 belum ditemukan.

Untuk diketahui kapal selam ini dikabarkan hilang pada Rabu (21/4/2021), 

Baca juga: Kronologi Hilangnya Kapal Selam Nanggala-402 di Utara Bali, Ditemukan Tumpahan Minyak

Melihat kapasitas oksigen dalam kapal selam ini pihak Tentara Nasional Indonesia (TNI) memiliki waktu 72 jam untuk menemukan kapal selam ini.

Perhitungan waktu ini berdasarkan kapasitas oksigen KRI Nanggala-402 sejak menyelam.

Dilansir Tribunnews, berdasarkan waktu tersebut, KRI Nanggala-402 yang menyelam pada pukul 03.00 WIB tersebut, bisa bertahan hingga Sabtu (24/4/2021) pukul 03.00 WIB.

"Blackout itu mampu 72 jam, sekitar 3 hari. Jadi bisa sampai Sabtu jam 03.00 WIB."

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved