Breaking News:

Berita Sragen Terbaru

Razia saat Ramadan, Sembilan Pasangan Tak Resmi di Sragen Tertangkap Ngamar di Hotel

Kepolisian Resor (Polres) Sragen menggelar operasi penyakit masyarakat (pekat) pada bulan Ramadan ini.

istimewa
Pasangan tak resmi yang terjaring dalam operasi pekat digelandang ke Mapolres Sragen, Sabtu (24/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Rahmat Jiwandono

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Kepolisian Resor (Polres) Sragen menggelar operasi penyakit masyarakat (pekat) pada bulan Ramadan ini.

Dari hasil operasi pekat yang digelar pada Sabtu (24/4/2021) malam lalu, Satuan Samapta Polres Sragen menggerebek sembilang pasangan yang tidak resmi di dua hotel berbeda.

"Kami gelar operasi pekat di Hotel Sukowati dan Hotel Pondok Indah," kata Kasat Samapta Polres Sragen, AKP Sunarjono mewakili Kapolres Sragen, AKBP Yuswanto Ardi, Minggu (25/4/2021).

Baca juga: Geger di Surabaya, Anggota Satpol PP Digerebek Rekannya Sendiri, Kepergok Ngamar Bareng Selingkuhan

Baca juga: Razia Jelang Ramadan 2021, 6 Pasangan Tertangkap Ngamar di Hotel Melati Sukoharjo, Kena Sanksi Ini

Dijelaskannya, di Hotel Sukowati pihaknya mendapati pasangan bukan suami istri sedang berada di dalam kamar.

"Pria yang kami amankan berinisial S (45) dan perempuannya J (40). Mereka warga Sragen," paparnya.

Sementara delapan pasangan tak resmi lainnya diamankan saat menggerebek Hotel Pondok Indah.

"Delapan pasangan yang kami jaring dalam operasi pekat ini usianya berbeda-beda."

Baca juga: Fakta Skandal Polwan Selain Kepergok Ngamar dengan Seniornya : Suami Diam-diam Pasang GPS di Mobil

"Yang paling muda berumur 17 tahun dan yang paling tua 43 tahun," katanya.

Ia menuturkan, pasangan tersebut ada yang berasal dari Ngawi, Demak, Wonogiri, dan Sukoharjo.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved