Breaking News:

Berita Sragen Terbaru

Wapres Ma'ruf Amin Minta Santri Boleh Mudik, Ketua PCNU Sragen : Kami Ikut Saja, Tetap Taati Prokes

Usulan santri mendapat dispensasi saat mudik disampaikan Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

Penulis: Rahmat Jiwandono | Editor: Adi Surya Samodra
TribunSolo.com/Fristin Intan
ILUSTRASI : Ratusan santri dari Pondok Pasantren (Ponpes) Gontor mudik lebih awal di Terminal Tirtonadi Solo, Rabu (7/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Rahmat Jiwandono

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Usulan santri mendapat dispensasi saat mudik disampaikan Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

Itu supaya para santri bisa merayakan Idul Fitri bersama-sama dengan keluarga mereka.  

Usulan tersebut didukung oleh Ketua Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sragen Kyai Ma'ruf Islamudin. 

"Kami sebagai perwakilan santri senang dengan usulan tersebut," ujar dia saat ditemui wartawan dalam acara buka bersama di kantor PCNU Sragen, Minggu (25/4/2021). 

Namun demikian, keputusannya ada di tangan pemerintah apakah santri diperbolehkan mudik mengingat adanya larangan sejak 22 April sampai 24 Mei 2021. 

"Yang memutuskan kan pemerintah jadi kami ikut saja," ucapnya. 

Baca juga: Viral Foto Santri Peluk dan Cium Motor di Kantor Polisi, Ternyata Begini Cerita Sebenarnya

Baca juga: Tak Hanya Gontor, Terminal Tirtonadi Solo Siap Fasilitasi Santri yang Ingin Pulang ke Daerahnya

Menurut Kyai Ma'ruf, sebaiknya santri diperbolehkan mudik lebaran karena sudah satu tahun tidak pulang ke tempat asalnya. 

"Tapi dengan catatan santri yang mudik harus mematuhi protokol kesehatan secara ketat," katanya. 

Di sisi lain, santri yang nantinya kembali ke pondok pesantren (Ponpes) usai lebaran dikhawatirkan bisa terjadi penularan Covid-19, kata dia, ponpes akan menerapkan protokol kesehatan saat santri kembali. 

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved