Breaking News:

Geger Isu KRI Nanggala 402 : Kapal Koyak karena Rudal Prancis, Ternyata Hoax

Geger di media sosial soal isu remuknya KRI Nanggala-402 disebabkan rudal Prancis.

Editor: Ilham Oktafian
Kolase Tribun Timur/ Sakinah Sudin
Capture video simulasi kapal selam Argentina yang tenggelam tahu 2017 (istimewa) dan Denny Siregar (Cokro TV). 

Yudo mengatakan, jika terjadi ledakan, sonar dipastikan bisa mendeteksi.

"Karena retakan jadi secara bertahap di bagian tertentu, dia turun ada fase-fase dari kedalaman 300 m, 400 m, 500 m ada keretakan. Kalau ledakan ini terdengar di sonar," ujar Yudo.

Sebelumnya diberitakan, TNI menyatakan KRI Nanggala-402 yang hilang di perairan utara Bali, telah tenggelam.

Panglima TNI Hadi Tjahjanto mengatakan, isyarat subsunk (tenggelam) untuk KRI Nanggala-402 dinyatakan setelah melakukan pencarian selama 72 jam..

"Pagi dini hari tadi merupakan batas akhir live support berupa ketersediaan oksigen di KRI Nanggala selama 72 jam. Unsur-unsur TNI AL telah menemukan tumpahan minyak dan serpihan yang menjadi bukti otentik menuju fase tenggelamnya KRTI Nanggala," ujar Hadi dalam konferensi pers, Sabtu (24/4/2021).

Adapun barang-barang yang ditemukan yaitu pelurus tabung torpedo, pembungkus pipa pendingin, dan botol oranye berisi pelumas periskop kapal selam.

Ditemukan juga alat yang dipakai ABK Nanggala untuk shalat dan spon untuk menahan panas pada pressroom.

Baca juga: Terungkap Detik-detik KRI Nanggala-402 Sebelum Hilang Kontak, Isyarat Perang Tempur Masih Terdengar

Status KRI Nanggala 402 On Eternal Patrol

Apa itu on eternal patrol?

Istilah ini ramai setelah KSAL mengumumkan status KRNI Nanggala-402 tenggelam.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved