Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Tahun Lalu Ditiadakan, Kini Solo Menari Digelar Lagi Meski Pandemi di 54 Kelurahan : Ada 400 Penari

Solo Menari kembali diadakan untuk memperingati Hari Tani Dunia yang gelar pada tanggal 29 April 2021 mendatang.

TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI
Para penari Gambyong massal saat pembukaan Solo Menari 2017, Sabtu (29/4/2017). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Azhfar Muhammad Robbani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Solo Menari kembali diadakan untuk memperingati Hari Tani Dunia yang gelar pada tanggal 29 April 2021 mendatang.

Acara kebanggan Pemkot Solo yang biasanya digelar setiap tahunnya itu sempat ditiadakan saat pandemi awal pada 2020 lalu.

Kepala Dinas Kebudayaan Solo, Agus Santoso menjelaskan, Solo Menari kali ini mengusung tema ‘Menari di tengah masa pandemi’.

Adapun acara secara serentak digelar di 54 kelurahan dan dipusatkan di Rumah Kebudayaan Ndalem Joyokusuman Kelurahan Gajahan, Kecamatan Pasar Kliwon.

Pejabat Dinas Kebudayaan Solo saat menggelar jumpa pers Solo Menari, Senin (26/4/2021).
Pejabat Dinas Kebudayaan Solo saat menggelar jumpa pers Solo Menari, Senin (26/4/2021). (TribunSolo.com/Azhfar Muhammad)

Baca juga: Warga Sukoharjo Gelar Doa untuk Jenazah Awak KRI Nanggala-402, Anak-anak Pun Melepas Perahu Kertas

Baca juga: April Jasmine Jadi Sorotan Gara-gara Joget TikTok, Ustaz Solmed Beri Penjelasan soal Hukum Menari

"Penari tersebut berasal dari siswa SD dan SMP," kata dia saat menggelar jumpa pers, Senin (26/4/2021).

Disamping itu Agus sampaikan alasan kenapa ditahun ini pagelaran digelar di 54 kelurahan karena menghindari kerumunan banyak masa.

Agus menyebut Solo Menari ini menjadi momen untuk mewujudkan Surakarta sebagai kota budaya yang modern, tangguh, gesit, kreatif dan sejahtera, juga Solo Jiwane Jawa.

"Kegiatan ini juga memiliki pesan tentang adanya budaya klasik tradisional, budaya memiliki, budaya merawat, budaya menjaga dan budaya mengamankan kebudayaan adi luhung yang menjadi spirit masyarakat Solo," kata dia.

Kepala Bidang Kesenian Sejarah Bahasa dan Sastra Dinas Kebudayaan Solo, Suhanto menjelaskan, dari masing-masing kelurahan akan menampilkan tujuh penari.

Halaman
1234
Penulis: Azfar Muhammad
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved