Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Baru Menjabat Walikota Solo, Gibran Disebut Bakal Jadi Kuda Hitam di Pilres 2024, Hati-hati Anies

Putra Sulung Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka diperkirakan bakal menjadi kuda hitam di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Agil Tri
TribunSolo.com/Adi Surya
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka pertama kali berkantor di Balai Kota Solo, Senin (1/3/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO -  Putra Sulung Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka tengah menjadi sorotan saat dirinya memutuskan untuk terjun ke dunia politik.

Belum genap tiga bulan menjabat sebagai Walikota Solo, kini Gibran sudah dikaitkan dengan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Menurut pengamat psikologi dan politik UNS, Abdul Hakim, Gibran dinilai masih menjadi kuda hitam dalam kancah Pilpres 2024 yang bakal diisi pertarungan tokoh-tokoh nasional. 

Sebut saja, Anies Baswedan, Susi Pudjiastuti, Ganjar Pranowo, dan Ridwan Kamil. 

"Saat ini Gibran masih diperhitungkan sebagai kuda hitam," katanya, Senin (26/4/2021).

Baca juga: Dari Luar Gudang Beras, Tapi di Dalamnya Ada Markas Tim Anies Baswedan Solo Raya untuk Pilpres 2024

Baca juga: Heboh Poster Deklarasi Duet Puan-Moeldoko Maju Pilpres 2024 Beredar di Grup WA, Siapa Penyebarnya?

"Dan, dalam karier politiknya yang singkat, dia terbukti pintar membangun dan menangkap momentum," tambahnya. 

Hakim mengibaratkan Gibran seperti sosok striker di dunia sepak bola, layaknya Ronaldo. 

Putra sulung Joko Widodo (Jokowi) tersebut mampu membangun momentum dengan cepat. 

"Gibran tidak butuh waktu bertahun-tahun untuk menyiapkan dan menggerakkan mesin-mesin elektoralnya seperti kandidat lain," ucap dia. 

"Gibran bisa muncul tiba-tiba lalu menyalip capres lainnya," tambahnya. 

Efek kuda hitam yang dimiliki Gibran perlu diantisipasi para kandidat calon presiden, termasuk Anies Baswedan

Anies mungkin sedikit diuntungkan dengan sejumlah dukungan yang mulai merapat ke dirinya. 

Baca juga: Konflik Dualisme Demokrat Moeldoko vs AHY,  Pengamat Ingatkan Pemilih Pilpres 2024 Bisa Hilang

Tak terkecuali, Billy Haryanto, pengusaha beras sekaligus pernah mendukung Jokowi di Pilpres 2014 dan 2019 serta Gibran. 

Ia dirasa memahami peta kekuatan jejaring Gibran dan PDI Perjuangan di tingkat akar rumput. 

"Keberhasilan Anies menggaet Billy bisa dibaca sebagai strategi untuk mengantisipasi efek kuda hitam Gibran juga," ujar dia.

"Orang-orang seperti Billy bisa membantu Tim Sukses Anies untuk mendeteksi efek kuda hitam Gibran sejak dini, sehingga tidak mudah disalip di tikungan," tambahnya.

Pengaruhi Suara di Jateng

Dukungan demi dukungan untuk Anies Baswedan maju dalam Pilpres 2024 semakin mengalir.

Apalagi semenjak nama Gubernur DKI Jakarta itu sering nangkring dalam hasil survei yang dilakukan sejumlah lembaga riset. 

Nama Anies acapkali disejajarkan dengan tokoh-tokoh nasional, diantaranya Susi Pudjiastuti, Ganjar Pranowo, dan Ridwan Kamil. 

Baca juga: Potret Posko Dukungan Anies Baswedan untuk Presiden 2024 di Sragen, Milik Pengusaha Billy Haryanto

Baca juga: Siapa Billy Haryanto, Bos Beras Sragen yang Dukung Anies di Pilpres 2024 : Dulu Dukung Gibran

Tentu itu bisa menjadi faktor stimulus bagi sejumlah pihak untuk mendukung Anies melenggang ke ring Pilpres 2024.

Termasuk dari wilayah Sragen. Itu muncul dari sosok pengusaha beras, Billy Haryanto.

Dukungannya bukan suatu hal yang biasa mengingat ia pernah mendukung Jokowi saat Pilpres 2014 dan 2019, serta sang putra, Gibran Rakabuming Raka.

Munculnya dukungan Billy ditanggapi Pengamat Psikologi dan Politik UNS Solo, Abdul Hakim. 

Menurutnya, dukungan itu memperlihatkan cairnya garis politik di kalangan pemilih nasionalis. 

"Hal ini tidak terlepas dari klaim semua calon presiden yang mengusung agenda politik kebangsaan, termasuk Anies," kata Hakim kepada TribunSolo.com, Senin (26/4/2021).

Baca juga: Amanda Manopo Diidolakan Para Artis dan Pengusaha, Adelia Pasha Berharap Main Sinetron Seperti Andin

"Tapi diantara nama-nama capres yang muncul, Anies adalah sosok yang dikenal paling dekat dengan para pemilih kalangan Islam-ideologis," tambahnya. 

Karakter pemilih tersebut memberikan keuntungan tersendiri bagi Anies dengan tidak mudahnya mereka berganti pilihan. 

Ditambah dengan dukungan Billy, itu bisa melebarkan pengaruh Anies diantara para pemilih nasionalis, termasuk basis pendukung Jokowi. 

"Di kalangan pengusaha, pilihan politik umumnya besifat pragmatis. Pilihan Pak Billy mendukung Anies tentu sudah didasari perhitungan untung rugi," ucap Hakim. 

Perhitungan tersebut berkaitan juga soal Solo Raya yang dikenal sebagai kandang banteng serta salah satu penentu kemenangan Pilpres di samping Jawa Timur. 

Ditambah, pengaruh Anies yang belum kuat di wilayah tersebut. 

Baca juga: Viral Pengusaha Cupang Asal Solo Bawa Kabur Uang Rp 300 Juta, Begini Cerita dari Pelapor

Hakim mengatakan, Anies belum diterima secara politik oleh warga nahdliyyin Jawa Timur dan pemilih nasionalis di Jawa Tengah.

"Dukungan Pak Billy seolah menjadi opening salvo atau tembakan pembuka Anies untuk merebut hati pemilih nasionalis di kandangnya, yaitu Jawa tengah, khususnya daerah Solo Raya," kata dia. 

"Dan, saya kira itu strategi untuk memecah suara pemilih nasionalis. Bahwa tidak semua pendukung Jokowi selalu sejalan dengan PDIP," tambahnya. 

Ditambah lagi, sosok yang diajukan PDI Perjuangan dalam Pilpres 2024 sampai saat ini belum ditentukan. Bahkan, itu diprediksi kurang 'sekaliber' Jokowi.

Meskipun ada sosok Ganjar Pranowo yang digadang-gadang bakal menjadi rival terberat Anies disamping Ridwan Kamil. 

"Pilpres 2024 adalah pertarungan elektoral terbuka, karena tidak ada kandidat incumbent," ucap dia. 

"Sejauh ini suara pemilih PDIP, khususnya di Jawa Tengah, masih solid mendukung Ganjar. Jika strategi memecah suara PDIP di Jateng berhasil, itu akan berpengaruh besar pada elektabilitas Ganjar," tambahnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved