Breaking News:

Berita Karanganyar Terbaru

Larangan Mudik 2021, Nasib Perusahaan Otobus Makin Terpuruk, Masih Pertimbangkan Jalankan Armada

Perusahaan otobus kembali harus memupuskan angan mereka seusai larangan mudik Idul Fitri kembali diberlakukan.

Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Adi Surya
Kondisi garasi bus Langsung Jaya di Desa Dagen, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, Selasa (27/4/2021). 

Alhasil, perusahaan otobus mau tidak mau melakukan efisiensi berupa pengurangan armada yang beroperasional. 

"Rute Jakarta yang dulu ada 20-an armada sekarang cuma 2 unit yang jalan. Rute Yogyakarta cuma 5 unit. Tawangmangu cuma 6 unit," kata Joko. 

Baca juga: Wapres Maruf Amin Minta Santri Boleh Mudik, Ketua PCNU Sragen : Kami Ikut Saja, Tetap Taati Prokes

Selain pengurangan jumlah armada yang beroperasi, beberapa karyawan perusahaan otobus memilih pindah haluan pekerjaan. 

"Awalnya jumlah karyawan ada 200-an orang tapi sekarang ada 50 sampai 80-an orang. Banyak yang keluar," ucap dia. 

"Pada alih haluan. Ada yang jadi pedagang, petani, dan tukang bangunan. Pandemi dan larangan mudik membuat susah," tambahnya. 

Penjualan Tiket di Sragen Juga Anjlok

Kebijakan pemerintah melarang mudik lebaran pada tahun ini berimbas terhadap penjualan tiket bus.

Pantauan TribunSolo.com di terminal Pilangsari, Sragen suasana terminal nampak sepi, hampir tak ada bus yang mengangkut ataupun menurunkan penumpang.

Seorang penjual tiket bus, Nurwati mengatakan, adanya larangan mudik membuat masyarakat memilih untuk tidak mudik.

Baca juga: Pondok Pesantren Solo Ini Larang Santri Mudik, Siapkan Prokes di Pondok: Ada Ruang Isolasi Mandiri

Baca juga: Komunikasi Terakhir Ibunda Komandan KRI Nanggala-402 dengan Sang Anak, Bahas Soal Mudik Lebaran

"Setelah adanya larangan mudik dan kabar penyekatan, orang pilih enggak mudik," ujar Nurwati, Selasa (27/4/2021).

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved