Breaking News:

Polri Ungkap Dugaan Penyebab Peningkatan Penyerangan KKB Papua, Ternyata Terusik Penyaluran Dana

Kasus penyerangan aparat di wilayan Papua yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua akhir-akhir ini menjadi sorotan masyarakat.

Thinkstockphotos.com
Senapan AK-47 

TRIBUNSOLO.COM - Kasus penyerangan aparat di wilayan Papua yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua akhir-akhir ini menjadi sorotan masyarakat.

Hal ini tak lepas dari adanya peningkatan penyerangan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua.

Baca juga: Detik-detik 5 Simpatisan KKB Papua Serahkan Diri dan Janji Setia ke NKRI, Cium Bendera Merah Putih

Diduga penyerangan ini dipicu rencana penyaluran dana Otonomi Khusus (Otsus) Papua.

Diketahui, pemerintah memang telah berencana menyalurkan dana Otsus Papua tahap I pada awal tahun ini.

Nantinya, dana yang disalurkan total sebanyak Rp 7,55 triliun.

"Memang ada peningkatan eskalasi kejadian, karena ini kan memang mendekati kepada diberlakukannya otsus," kata Asisten Operasi Kapolri Inspektur Jenderal Polisi Imam Sugianto kepada wartawan, Rabu (28/4/2021).

Ia menyatakan KKB diduga terusik dengan dana Otsus yang digelontorkan oleh pemerintah.

Mereka tidak senang adanya bantuan yang diberikan untuk pembangunan Papua.

"Mereka dengan sekarang kalau ada otsus kan, pola-pola penyaluran dana otsus itu kan akan dibuat supaya bagaimana tepat sasaran dengan pembangunan masyarakat di Papua sana. Itu mereka terusik," jelasnya.

Atas dasar itu, Imam menyatakan KKB Papua kerap gencar melakukan gerakan penyerangan beberapa Minggu terakhir.

Halaman
12
Editor: Naufal Hanif Putra Aji
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved