Breaking News:

Berita Karanganyar Terbaru

Bupati Karanganyar Juliyatmono Kritik Sebutan Nama Buruh : Kurang Memanusiakan, Sopan Itu Karyawan

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyoroti Hari Buruh Internasional yang diperingati setiap tahunnya.

TribunSolo.com/Muhammad Irfan
Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan sambutan saat buka bersama sekaligus peringatan Hari Buruh Internasional di Cafe New Normal Karanganyar, Sabtu (1/5/2021). 

"Tidak usah turun ke jalan, semua pendapat anda akan kami dengarkan," aku dia.

"Seperti soal Omnibus Law sudah saya sampaikan ke pemerintah pusat dan kini kita tunggu hasilnya di Mahkamah Konstitusi," jelasnya.

Buruh di Solo Menjerit

Nasib tunjangan hari raya (THR) sejumlah buruh di Kota Solo masih abu-abu.

Pasalnya, perusahaan mereka bekerja masih libur sehingga belum ada pembicaraan yang terjalin.

Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kota Solo, Wahyu Rahadi mengungkapkan nasib THR puluhan anggotanya masih terkatung-katung.

"Kalau di anggota kami hanya ada satu perusahaan. Perusahaannya tidak terlalu besar. Kurang lebih ada 90 orang yang terdampak," ungkap dia kepada TribunSolo.com, Jumat (30/4/2021).

"Kami masih minta adanya negosiasi untuk membicarakan dengan perushaan agar ada kebijakan atau apapun untuk menjaga kelangsungan mereka," tambahnya.

Baca juga: Buruh dari KSPSI Pastikan 1 Mei Tak Lumpuhkan Jalanan di Solo, Tapi Ingatkan Ini ke Wali Kota Gibran

Baca juga: 50 Ucapan Selamat Hari Buruh 1 Mei atau May Day, Berisi Kalimat Penyemangat, Cocok Buat Status WA

Selain ada nasib buruh yang terkatung-katung, Wahyu mengungkapkan ada perusahaan yang tidak bisa membayarkan THR secara penuh.

Itu disebabkan perusahaan terdampak pandemi Covid-19. Mereka hanya bisa membayarkan 50 persen THR.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Irfan Al Amin
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved