Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Pengusaha Kelas Kakap Solo Pun Curhat : Imbas Larangan Mudik Berat, Biasanya Ramai, Tambah Kasir

Penjualan produk mereka mengalami penurunan signifikan, tak terkecuali pengusaha batik kelas kakap Danar Hadi.

TRIBUNSOLO.COM/NOORCHASANAH ANASTASIA
Koleksi batik Belanda di Museum Danar Hadi Solo. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pelaku usaha juga merasakan dampak larangan mudik 2021 yang diterapkan pemerintah mulai 6 sampai 17 Mei 2021.

Penjualan produk mereka mengalami penurunan signifikan, tak terkecuali pengusaha batik kelas kakap Danar Hadi.

Istri pemilik Danar Hadi, Danarsih Hadipriyono mengatakan penerapan larangan tersebut membuat para pengusaha begitu berat.

"Bagaimana lagi, berat sekali," kata Danarsih kepada TribunSolo.com, Jumat (30/4/2021).

Baca juga: Besok, Dua Titik di Tol Solo-Ngawi Bakal Ada Penyekatan Pemudik, Syarat Tak Lengkap Putar Balik

Baca juga: Super Mewah, Karantina Pemudik Nekat ke Solo Bisa di Hotel Bintang 4, Jika Ogah di Solo Technopark

Menurutnya, lebaran menjadi momen yang dinanti bagi para pengusaha untuk mendongkrak penjualan.

"Lebaran ini harapan besar sekali," ucap Danarsih.

"(Penuruannya) lumayan. Padahal sudah mau naik mau ke 70 sampai 80 persen. Tapi ini mulai turun lagi," tambahnya.

Danarsih mengungkapkan saat lebaran, manajemen Danar Hadi sampai harus menampah personel layanan kasir.

Itu karena jumlah pembeli yang membludak.

Halaman
123
Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved