Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Geger Pungli Lebaran dari Pekerja Kelurahan di Solo, Ternyata Sudah Puluhan Tahun Dilakukan

Pungutan liar (pungli) yang diduga dilakukan oknum Linmas Kelurahan Gajahan ternyata sudah terjadi puluhan tahun di Kota Solo.

TribunSolo.com/Adi Surya Samodra
Surat permintaan zakat yang diedarkan oleh Kelurahan Gajahan, Kota Solo. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pungutan liar (pungli) yang diduga dilakukan oknum Linmas Kelurahan Gajahan dengan modus penarikan zakat beberapa waktu lalu menyita perhatian publik. 

Dengan bermodal surat bertandatangan Lurah Gajahan berinisial S, mereka berhasil mengumpulkan uang sebesar Rp 11,5 juta. 

Baca juga: Gibran Datangi Toko di Gajahan, Kembalikan Uang Hasil Pungli: Jangan Takut Lapor, Lurah Saya Copot

Praktik tersebut kemudian terbongkar lewat aduan salah seorang warga yang langsung didengar Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.

Gibran langsung memanggil S untuk dimintai keterangan dan klarifikasi.

Sementara oknum Linmas dipanggil pemerintah kecamatan Pasar Kliwon. 

Alhasil, S dibebastugaskan dari jabatannya sebagai Lurah Gajahan dan para oknum Linmas mendapat surat peringatan (SP) 1.

Praktik pungli itu ditanggapi Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa.

Ia mengungkapkan itu merupakan 'tradisi' yang sudah puluhan tahun berlangsung, dan mengakar.

"(Sejak) zaman Orde Baru," ungkap Teguh, Sabtu (1/5/2021).

Halaman
12
Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Aji Bramastra
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved