Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Gerbang Tol Solo - Ngawi Bakal Dijaga Ketat Polisi, Pemudik Tidak Bisa Lolos

Peluang pemudik dapat pulang ke Solo di momen Lebaran 2021 semakin kecil. Pasalnya pengaman dan penjagaan ditingkatkan selama 6 sampai 17 Mei 2021.

TribunSolo.com/Adi Surya
Ilustrasi : Kondisi lalu lintas di Tol Solo - Ngawi, Minggu (1/11/2020) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Fristin Intan Sulistyowati 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Peluang pemudik dapat pulang ke Solo di momen Lebaran 2021 semakin kecil.

Pasalnya pengaman dan penjagaan ditingkatkan selama larangan mudik 6 sampai 17 Mei 2021.

General Manager Teknik dan Operasi PT Jasamarga Solo Ngawi, Saktia Lesan Dianasari, menjelaskan untuk Lebaran 2021, setiap gerbang tol ada penjagaan dan pemantauan polisi setempat.

"Sebenarnya setiap harinya sudah ada penjagaan dan ada pos polisi permanen, sekarang dialihakan sementara jadi Pos pantau," ungkapnya kepada TribunSolo.com, Minggu (2/5/2021).

Pemantuan ada di lima pintu gerbang Tol, diantaranya, Gerbang Tol Colomadu, Gerbang Tol Ngemplak, Gerbang Tol Karanganyar, Gerbang Tol Sragen dan Gerbang Tol Ngawi.

Baca juga: Catat! Ada 2 Titik Penyekatan di Tol Solo-Ngawi : Nekat Bakal Malu, Pasti Diminta Putar Balik

Baca juga: 2 Pekan Jelang Lebaran, Perbatasan Karanganyar-Magetan Sepi, Wisatawan Swafoto di Jembatan Bancolono

Tia menambahkan, pihak Jasa Marga juga bekerja sama dari pihak Kepolisian Jalan Tol Patroli Jalan Raya (PJR).

"Dengan Polisi PJR itu jadi koordinasi kita untuk kebijakan penyekatan terbaru kami akan mengikuti dan mendukung sepenuhnya," ungkapnya.

Menanggapi terkait kemungkinan adanya celah pemudik yang nekat ke Kota Solo, Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak, menjelaskan akan meberlakukan lima Pos Pantu di pintu masuk Solo.

"Kita lalukan screening secara keseluruhan, penunjukan dokumen-dokumen seperti surat negatif Covid-19 atau surat penguasaan perjalanan dinas," ungkapnya, Minggu (2/5/2021).

Di Pos Screening juga akan dilengkapi petugas medis untuk lalukan swab antigen, bagi pemudik yang tak bisa menunjukkan surat bebas Covid-19.

"Pemudik yang lolos lewati jalan-jalan tikus masuk Solo, kita koordinasi dengan Satgas Jogo Tonggo, Bhabinkamtibmas dan Babinsa, linmas, nakes Puskesmas, untuk deteksi pemudik dan lakukan penindakan," tegasnya. 

Titik Penyekatan

Sebelumnya, penyekatan untuk antisipasi pemudik nekat bakal dilakukan di beberapa pintu tol Solo-Ngawi.

Itu dilakukan PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) untuk mengantisipasi pemudik yang keluar - masuk tol saat pemberlakuan larangan mudik 6-17 Mei 2021.

Manajer Pengendalian Operasi PT JSN, Imam Zakarsih mengatakan ada dua titik penyakatan di ruas tol.

"Penyekatan dilakukan oleh Polda Jawa Tengah dan Polda Jawa Timur," kata Imam kepada TribunSolo.com, Jumat (30/4/2021).

"Kalau yang Polda Jawa Tengah di KM 528 Sragen, kalau Polda Jawa Timur KM 579 Ngawi," tambahnya.

Baca juga: Viral Perempuan Hamil Tua Bikin Warga Prambanan Bingung, Saat Ditanya Tampak Ketakutan & Ogah Bicara

Baca juga: Tak Mungkin Lolos, Ini Potret Penyekatan Pemudik di Prambanan Klaten, yang Terjaring Tambah Banyak

Para pemudik yang kedapatan keluar - masuk tol, sambung Zakarsih, akan diminta putar balik.

Apalagi, pintu-pintu tol akan dijaga ketat personel kepolisian.

"Sasarannya para pemudik baik yang masuk ke Jawa Timur atau Jawa Tengah akan diminta putar balik," ucap Imam.

Imam menuturkan apabila ada para pemudik lokal atau aglomerasi Solo Raya kemungkinan masih diperbolehkan.

"(Dari) Solo ke Sragen (lewat tol) tidak masalah. Mudik lokal tidak apa-apa," tuturnya.

Selain pemudik lokal, ada beberapa kendaran yang diperbolehkan melintas.

Itu mengacu Peraturan Menteri Perhubungan No. PM 13 Tahun 2021 tentang pengendalian transportasi masa Idul Fitri 1442 H.

Diantaranya, kendaraan pelayanan kesehatan darurat, pimpinan lembaga tinggi negara, dinas TNI/Polri, dan ambulans.

Seruan Korlantas

Sebelumnya, Tak hanya ke perbatasan Jateng-Jatim, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Istiono juga ke Kota Solo, Rabu (28/4/2021).

Kota Bengawan merupakan kampung halaman Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Istiono meninjau pos pengamanan Faroka di Jalan Slamet Riyadi, Kelurahan Kerten, Kecamatan Laweyan untuk menghadapi pemudik nekat saat Lebaran.

Pihaknya meminta lima pos pengamana yang disiapkan Polresta Solo dimaksimalkan selama arus mudik dan balik Lebaran, meskipun sudah ada larangan dari pemerintah.

"Pos ini untuk screening masuk ke Kota Solo, guna mengantisipasi Covid-19 yang dibawa pemudik," kata dia disela-sela peninjauan. 

Baca juga: Antisipasi Travel Gelap Saat Mudik Lebaran 2021, Kakorlantas Polri: Harus Ditindak Tegas 

Baca juga: Cek Perbatasan Jateng-Jatim, Kakorlantas ke Sragen : Pemudik Positif Covid-19 Langsung Dibawa ke RS

Adapun pos itu yakni Pospam Jurug di Kecamatan Jebres, Pospam Faroka di Jalan Slamet Riyadi, Pospam Banyuanyar di Kecamatan Banjarsari, Pospam Tugu Makhuta di Jalan Adi Sucipto dan Palang Joglo di Kecamatan Banjarsari. 

"Harus dimaksimalkan selama arus mudik," harap dia.

Implementasi proses screening akan dilakukan petugas gabungan dari pihak kepolisian, petugas kesehatan, Dinas Perhubungan hingga TNI.

Screening menggunakan sistem T3 (testing, tracing, dan treatment), sebagai antisipasi pemudik nekat.

"Tahapan secara monitoring, mulai 22 April sampai 5 Mei 2021, dilanjut 6 - 17 Mei 2021 dan terakhir 18-24 Mei 2021," ungkapnya.

Pihaknya juga meminta petugas di daerah jeli mengecek dokumen seperti kelengkapan mulai surat swab antigen, karena jika tidak wajib swab di Pospam yang sudah disiapkan 24 jam.

Termasuk lanjut dia, petugas aktif mengecek dan berkomunikasi dengan satgas kelurahan yang dimungkinkan jadi sasaran pemudik.

"Jika terindikasi Covid-19 selama 5 hari isolasi," ungkap dia. 

Itu berlaku selama masa larangan mudik yang sudah dikeluarkan pemerintah dari 22 April hingga 24 Mei 2021 mendatang.

Tinjau Perbatasan Jateng-Jatim

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Istiono meninjau wilayah jalur Jawa Tengah-Jawa Timur, Rabu (28/4/2021).

Elite Polri itu tampak mengecek kesiapan pos pengamanan jelang Lebaran di exit tol Solo-Ngawi di Pungkruk, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen.

Kedatangan Kakorlantas didampingi Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi serta Dirlantas Polda Jateng, Kombes Pol Rudy Syafirudin

Dia menyampaikan bahwa penyekatan lalu lintas akan dimulai pada 6 Mei sampai 17 Mei 2021.

"Penyekatan lalu lintas baru efektif berlaku mulai tanggal itu," paparnya.

Baca juga: Meski di Sragen Ada Penyekatan, Pemudik Nekat Incar Jalur Tikus, Ini yang Bakal Dilakukan Polisi

Baca juga: Larangan Mudik 2021, Nasib Perusahaan Otobus Makin Terpuruk, Masih Pertimbangkan Jalankan Armada

Menurutnya, pada tanggal tersebut sejalan dengan operasi ketupat 2021 yang diselenggarakan oleh polisi.

"Pada 6-17 Mei bebarengan dengan operasi ketupat 2021," katanya.

Dijelaskannya, sejak 22 April hingga 5 Mei 2021 belum dilakukan penyekatan namun kegiatan operasi rutin yang ditingkatkan.

"Sejak Kamis (22/4/2021) kemarin hanyalah pengetatan sesuai dengan anjuran dari pemerintah," katanya.

Dalam pelaksanaannya nanti, ia mengimbau untuk seluruh polisi untuk mengedepankan tindak persuasif dan humanis.

"Tidak ada arogansi saat melaksanakan Operasi Ketupat 2021," ujar dia.

Irjen Pol Istiono menyebut, personel polisi yang berjaga di pos pengamanan untuk memahami adendum larangan mudik.

"Ada aturan yang harus diperhatikan karena tidak serta merta pemudik disuruh putar balik," jelasnya.

Pemudik akan diminta putar balik bila tidak bisa menunjukkan kelengkapan surat-surat kendaraan dan test rapid antigen menunjukkan reaktif atau positif.

"Tapi tesnya nanti akan digelar secara acak dan tentunya gratis," katanya.

Apabila ada pemudik yang menunjukkan indikasi terpapar Covid-19 maka langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.

"Sehingga yang harus diperhatikan di sini (exit tol pungkruk) perlu ada ambulans yang disiapkan kalau menemui hal seperti itu (pemudik terindikasi Covid-19)."

"Silakan dikoordinasikan dengan tim medisnya," katanya.  (*)

Penulis: Fristin Intan Sulistyowati
Editor: Mardon Widiyanto
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved