Breaking News:

Berita Sukoharjo Terbaru

Senyap, Seribu Lebih Pemudik Curi Start Sudah di Rumah, Tiba di Sukoharjo Hindari Larangan 6-13 Mei

Ribuan pemudik telah masuk ke Kabupaten Sukoharjo menjelang momen peringatan Hari Raya Idul Fitri 1442 H. 

(KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG)
ILUSTRASI MUDIK : Pemudik masuk ke dalam kereta api di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Senin (4/7/2016). Warga pendatang di Jakarta mulai mudik ke kampung halaman dengan menggunakan kereta api ke sejumlah kota tujuan di Jawa Tengah dan Jawa Timur. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Sebanyak 1.166 warga perantauan sudah tiba di rumahnya di Kabupaten Sukoharjo jelang Larangan mudik 6-13 Mei 2021.

Usut punya usut, mereka sengaja curi strat untuk menghindari larangan tersebut.

Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), Toni Sri Buntoro mengungkapkan sudah ada 1.166 pemudik yang datang ke wilayah Sukoharjo per Sabtu (1/5/2021). 

Dari sebarannya sendiri, Kecamatan Nguter paling banyak dengan ada 285 pemudik, lalu Kecamatan Bulu 234 orang. 

Sedangkan Kecamatan yang paling sedikit berada di Kecamatan Grogol sebanyak 19 orang, dan Kartasura sebanyak 9 orang. 

Hal ini membuat mulai ada kenaikan arus lalu lintas di sejumlah jalan protokol di Kabupaten Sukoharjo. 

Baca juga: Ini Fasilitas Lokasi Karantina Pemudik di Berjo Karanganyar : Tenda Hanya Boleh Diisi 2 Orang

Baca juga: Tak Ada Celah ! Gerbang Tol Solo - Ngawi Bakal Dijaga Ketat Polisi, Pemudik Tidak Bisa Lolos

Arus lalu lintas kendaraan bermotor keluar masuk Sukoharjo mulai meningkat 4 sampai 5 persen dari lalu lintas normal. 

"Kami kumpulkan dari Camat, yang sumbernya dari Desa atau Kelurahan," kata Toni, Minggu (2/5/2021).

Dishub Kabupaten Sukoharjo terus mendata dan memperbaharui jumlah para pemudik yang datang. 

Halaman
1234
Penulis: Agil Tri
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved