Breaking News:

Berita Solo Terbaru

7 Fakta Penarikan Zakat di Gajahan Solo, Gibran Minta Maaf, hingga Lurah Dicopot

Dugaan praktik pungutan liar bermodus zakat oleh oknum Linmas terjadi di Kelurahan Gajahan, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo.

TribunSolo.com/Azfar-Istimewa
Kolose Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dan Lurah Gajahan Suparno yang baru dipecat gegara pungli. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Dugaan praktik pungutan liar bermodus zakat oleh oknum Linmas terjadi di Kelurahan Gajahan, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo.

Hal ini berbuntut panjang, hingga Lurah Gajahan Suparno, dipanggil Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Solo pada Jumat (30/4/2021).

Sebab, oknum linmas itu disebut-sebut membawa surat bertandatangan Lurah Gajahan saat berkeliling meminta zakat kepada warga.

Surat tersebut memakai KOP Paguyuban Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas).

Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka sangat menyesalkan ada peristiwa ini.

Pasalnya, tindakan oknum tersebut sudah menyalahi regulasi yang ada, khususnya Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 Tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi Terkait Hari Raya.

Baca juga: Ada Penarikan Zakat yang Dilakukan Oknum Linmas di Gajahan Solo, Gibran Minta Maaf

Baca juga: Gibran Marah, Lurah Gajahan Solo Terlibat Dugaan Pungli Bermodus Zakat: Senin Dibebastugaskan 

Berikut 5 fakta soal penarikan uang zakat tersebut:

1.Gibran Minta Maaf

Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka tidak memungkiri adanya kejadian tersebut.

Halaman
1234
Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Agil Tri
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved