Breaking News:

Berita Boyolali Terbaru

Bupati Boyolali Said : Masjid Agung & Ageng Tak Adakan Shalat Ied, Tapi Masjid Kampung Silahkan

Dua masjid agung atau besar di Kabupaten Boyolali tidak diperuntukkan untuk menyelenggarakan ibadah shalat Ied.

Penulis: Mardon Widiyanto
Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Mardon Widiyanto
Bupati Boyolali M Said Hidayat dan Wakil Bupati Boyolali Wahyu Irawan di Rumah Dinas Bupati Boyolali, Selasa (4/5/2021). 

Ia kemudian menjalani uji swab antigen. Selang sehari setelahnya, pasien dinyatakan reaktif. 

"Langsung diminta menjalani uji swab PCR," jelas Dwi.

Hasil uji tersebut keluar 8 April 2021 dan menyatakan pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

Kontak erat dan dekat pasien kemudian kena tracking, termasuk rombongan piknik ke Gunung Kidul.

Dari rombongan piknik itu, total ada 47 yang terkena tracking. 

"Kemudian yang diketahui positif 35 orang," ucap Dwi. 

Artinya, total ada 36 orang rombongan piknik asal Desa Candi terkonfirmasi positif Covid-19. 3 diantaranya dirawat di rumah sakit rujukan, termasuk NS. 

Sementara, istri dan dua anak NS tidak terkonfirmasi positif Covid-19.

Baca juga: Gegara Tenaga Kebersihannya Positif Corona, Kantor Kelurahan Bareng Lor di Klaten Lockdown Lagi

Istri pasien kemudian menghubungi Dwi, Rabu (21/4/2021).

Ia mengabarkan pasien membutuhkan donor plasma kovalesen O plus. 

"Kami kemudian menghubungi PMI dan mendapatkannya," kata Dwi. 

Namun sayang, pasien meninggal dunia, Kamis (22/4/2021) sekira pukul 14.30 WIB.

Ia kemudian dimakamkan di pemakaman desa setempat sekira pukul 19.00 WIB. 

"Ia tidak punya komorbid. Pemakaman menggunakan protokol kesehatan Covid-19," ujar Dwi.

Sempat Piknik

Imbas piknik kemudian rombongan terkena Corona mendadak menjadi duka di Desa Candi, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali.

Setelah dilaporkan 36 warga terpapar virus mematikan itu, kini dikabarkan satu orang di antaranya meninggal dunia seusai dirawat di rumah sakit rujukan Covid-19.

Ketua Satgas Covid-19 Ampel yang sekaligus Camat Ampel, Dwi Sudarto mengungkapkan, 1 orang warganya yang menghembuskan napas seusai mengikuti piknik yang diadakan satu RW di desa tersebut. 

Pasien tersebut masuk dalam tiga warga yang dirawat akibat terkonfirmasi positif Covid-19.

"Dari 3 yang dirawat, salah satunya meninggal dunia. Pasien meninggal dunia kemarin Kamis 22 April 2021," kata Dwi kepada TribunSolo.com, Jumat (23/4/2021).

Baca juga: Update Merapi Semburkan Awan Panas Jelang Sholat Jumat, Warga Cepogo Boyolali Beraktivitas Biasanya

Baca juga: Update Puluhan Warga Ampel Boyolali Terpapar Corona: Tracing 51 Orang Termasuk Keluarga

"Pasien sempat mengikuti piknik ke kawasan Gunung Kidul, Yogyakarta pada 4 April 2021 yang kemudian terkonfirmasi positif Covid-19," jelasnya menekankan. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved