Berita Karanganyar Terbaru

Aturan Lebaran di Karanganyar: Bupati Imbau Tak Open House, Salat Ied Bisa di Lapangan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar melarang warganya mengadakan open house selama Lebaran.

TribunSolo.com/Adi Surya
Bupati Karanganyar Juliyatmono saat meninjau vaksinasi wartawan Tribun Network di Klinik Pratama, Desa Baturan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Sabtu (13/3/2021). 

"Pasca digunakan karantina untuk pemudik di musim Covid 19, kami bergegas melakukan perubahan agar menjadi area wisata yang memiliki nilai ekonomi," ujarnya. 

"Tepatnya pada Juni 2020, dan ini kami hampir menuju setahun," imbuhnya. 

Saat ini area karantina dipindahkan ke Bumi Perkemahan Al Amin yang berjarak 2 kilometer dari Telaga Madirda.

"Sudah kami pindahkan ke Dusun Tambak di bumi perkemahan milik Ponpes Al Amin yang kami sewa," tuturnya. 

Karantina Pemudik Pakai Tenda

Sebelumnya, Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Karanganyar menyiapkan lokasi karantina pemudik di alam terbuka.

Pemerintah desa setempat membangun sejumlah tenda untuk karantina.

Tenda -tenda itu ada di bumi perkemahan Al Amin, dusun Tambak, desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso.

Baca juga: Nekat Mudik ke Sragen? Warga Masaran Bisa Dijebloskan Jalani Karantina di Rumah yang Dikenal Angker

Baca juga: Sikapi Larangan Mudik dari 22 April - 24 Mei 2021, Pemkab Sukoharjo Siapkan Banyak Lokasi Karantina

Hal itu dilakukan guna mencegah penularan Covid-19 yang dikhawatirkan merebak akibat kedatangan para pemudik.

Menurut Direktur Bumdes Berjo, Eko Kamsono, karantina di alam terbuka merupakan ide bersama yang diharapkan dapat memutus mata rantai penularan Covid-19.

"Kami harap para pemudik bisa mengisolasi diri terlebih dahulu, dan memastikan bahwa diri mereka steril selama 10 hari di tenda," katanya pada Minggu (2/5/2021).

Eko menjamin bahwa fasilitas tenda yang diberikan merupakan yang terbaik dan aman untuk dihuni.

Baca juga: Nekat Mudik ke Klaten, Perantau Wajib Karantina Mandiri 5 Hari: Biaya Ditanggung Sendiri

"Kami jamin keamanan dan kenyamanan selama karantina, makan kami tanggung, kalau banjir kami siapkan terpal tambahan," ujarnya.

"Bila tendanya rusak atau bocor, kami siapkan cadangan," ungkapnya.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved