Breaking News:

Berita Boyolali Terbaru

Klaster Piknik Belum Usai, Ada Klaster Pengajian di Gladagsari Boyolali, 12 Orang Positif Covid-19

Kasus klaster baru kembali muncul di Kabupaten Boyolali di tengah klaster piknik di Desa Candi, Kecamatan Ampel belum tuntas.

Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Asep Abdullah Rowi
Tribunnews/Jeprima
ILUSTRASI : Sejumlah petugas medis saat bersiap untuk merawat pasien Covid-19 di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (11/9/2020). Rencananya pemerintah akan membuka Tower 5 atau menara tambahan di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran untuk tempat isolasi dan pengobatan pasien Covid-19 tanpa gejala atau OTG. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Kasus klaster baru kembali muncul di Kabupaten Boyolali di tengah klaster piknik di Desa Candi, Kecamatan Ampel belum tuntas.

Kini, Desa Kembang, Kecamatan Gladagsari yang merupakan pemekaran Ampel muncul klaster pengajian Yasinan.

Total ada sebanyak 12 warga dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Boyolali, Ratri S Survivalina mengungkapkan, kasus tersebut bermula dari seorang warga berinisial D yang mengeluhkan kondisi kesehatannya.

"Ada keluhan badannya tidak enak terus inisiatif sendiri periksa ke rumah sakit PKU dan di-rapid antigen hasilnya reaktif," ungkap dia kepada TribunSolo.com, Sabtu (8/5/2021).

Baca juga: Update Klaster Piknik di Ampel Boyolali : 1 Orang Pembawa Virus Meninggal, Kampung Masih Lockdown

Baca juga: Kronologi Warga Ampel Boyolali Meninggal karena Covid-19 : Ternyata Tertular dari Temannya di Pabrik

Dia menerangkan, pasien kemudian pergi ke puskesmas Gladagsari dan meminta petugas kesehatan di sana untuk didaftarkan uji swab PCR.

"Salah seorang petugas kesehatan diminta tidak boleh bilang siapa-siapa, kemudian pada tanggal 20 April 2021 pasien di-swab," ucap Ratri.

Namun, sebelum hasil uji swab PCR keluar, pasien malah menggelar acara rewangan untuk kegiatan pengajian di rumahnya pada 25 April 2021.

Warga setempat pun belum mengetahui kalau hasil uji rapid test antigen pasien reaktif.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved