Breaking News:

Berita Sukoharjo Terbaru

Terkena Ledakan Petasan saat Main Sendiri, Jari Balita asal Nguter Sukoharjo Hampir Putus

Seorang balita berusia 3 tahun asal Desa Kedungwinong, Kecamatan Nguter, Sukoharjo terkena ledakan petasan saat bermain sendiri

TRIBUNSOLO.COM
Ilustrasi petasan 

Menurut Kapolsek Baki, AKP Riyadi Supriyadi, 15 anak itu main petasan pagi-pagi, usai jam salat subuh berakhir.

“Ya mungkin anak-anak bermain setelah sholat shubuh, dan membuat keributan dengan membunyikan petasan menggunakan rakitan long bumbug," kata dia, Sabtu (5/1/2021).

Baca juga: BST Perpanjang Jalur ke Sukoharjo, Warga Bekonang dan Solo Baru Bakal Bisa Merasakannya, Ini Rutenya

Baca juga: Main Petasan, Sembilan Anak Terjaring Razia Polisi, Dijemput Orang Tuanya di Mapolsek Mojolaban

Baca juga: Bocah yang Viral Jual Album K-Pop Sudah Diperiksa, Polres Sukoharjo Tunggu Keterangan Korban

Baca juga: Jalan di Desa Trangsan Rusak, Warga Minta Pemkab Sukoharjo Segera Perbaiki

Meski kedapatan memainkan petasan, namun anak-anak itu tidak dibawa ke Mapolsek Baki.

Mereka hanya diberikan peringatan oleh petugas kepolisian.

Dari tangan anak-anak itu, polisi mengamankan petasan kecil 4 bungkus, long bumbung (meriam spirtus) 8 biji, korek gas 4 biji, dan botol spray berisi spirtus 4 botol.

"Kita berikan edukasi dan nasihat tentang bahayanya bermain petasan, supaya mereka tidak mengulangi perbuatannya lagi," ujarnya.

Razia ini dilakukan oleh Polsek Baki selama dua pekan terakhir.

Operasi ini dulakukan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama ramadan di wilayah Polsek Baki.

Razia digelar di 3 Desa di Wilayah Kecamatan Baki Kabupaten Sukoharjo, yakni di areal persawahan di Desa gedongan, Desa Bentakan, dan Desa Mancasan.

Selain mengamankan petasan berbagai jenis, Polsek Baki juga mengamankan minuman keras (miras).

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved