Breaking News:

Gara-Gara Mantan Suami Palsukan Bukti Laporan, IRT di Surabaya Sempat Ditahan Polisi Dua Minggu

Seorang ibu asal Malang gagal menemui anakannya, lantaran tersandung perkara rumah tangga dengan mantan suaminya masih terus mencari keadilan.

SURYA.CO.ID/Firman Rachmanudin
Linda Leo bersama kuasa hukumnya, Abdul Hakim menunjukkan dokumen yang diduga dipalsukan oleh oknum yang mengakibatkan ia sempat dipenjara. 

TRIBUNSOLO.COM - Seorang ibu asal Malang gagal menemui anakannya, lantaran tersandung perkara rumah tangga dengan mantan suaminya masih terus mencari keadilan.

Ibu rumah tangga bernama Linda Leo (46), mulanya dilaporkan oleh Sugianto Setiono ke Polda Jatim atas dugaan pemalsuan keterangan yang menyatakan dirinya masih berstatus single saat menikah dengan Sugianto.

Baca juga: Hendak ke Jakarta, Rombongan Asal Malang Alami Kecelakaan di Jalan Solo-Ngawi Hingga Ringsek

Padahal, dari keterangan Linda, Sugianto tahu jika dirinya adalah seorang janda beranak satu.

Baru-baru ini, Linda membeberkan jika segala macam urusan pernikahan berikut administrasinya diurus sendiri oleh Sugianto.

Ia merasa terzalimi ketika dilaporkan ke polisi atas dugaan tindak pidana yang sama sekali tidak pernah ia lakukan dan mengerti.

"Mantan suami saya semua yang urus, dokumen-dokumen. Termasuk saya baru tahu ada surat pernyataan untuk memohonkan status saya saat itu yang janda menjadi single ke pihak kelurahan Mojolangu Malang. Itu tanda tangan saya dipalsu dan saya dilaporkan atas tuduhan pemalsuan itu," kata Linda kepada wartawan, Sabtu (8/5/2021).

Baca juga: Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku Pembakar Perawat di Malang, Pria Kurus dan Diduga Saling Kenal

Kasus itu dilaporkan oleh Sugianto pada 13 Oktober 2020 dengan nomor LP-B/800/X/RES.1.9/2020/UM/SPKT Polda Jatim.

Bahkan pada Januari, Linda sempat ditahan selama dua minggu sebelum akhirnya ditangguhkan penahanannya oleh penyidik.

Akibat persoalan itu, Linda terpaksa tak bisa menemui anak hasil pernikahannya dengan Sugianto, bernama Michael yang kini berusia 19 tahun selama setahun sejak Mei 2020 lalu.

"Anak saya tinggal di apartemen Surabaya Selatan sama mantan suami saya. Saya ke sana ditolak. Telepon tidak bisa. Saya ini ibu kandungnya. Kalau ada persoalan antara saya sama mantan suami saya itu biar kami berdua. Jangan ajak anak-anak. Kasihan mereka tidak tahu apa-apa," imbuhnya.

Halaman
12
Editor: Mardon Widiyanto
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved