Breaking News:

Viral Prajurit Babinsa TNI AD Dicegat Debt Collector, Pangdam Jaya Turun Tangan: Kita akan Tumpas

Pangdam Jaya telah berkoordinasi dengan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran untuk menghentikan aksi premanisme di ibu kota.

Editor: Hanang Yuwono
(Sumber: Instagram Infokomando)
Potongan video sejumlah orang yang diduga debt collector mencegat mobil Honda Mobilio Putih yang dikendaraai prajurt Babinsa TNI AD yang sedang menolong orang sakit di pintu tol Koja Barat, Jakarta Utara. 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman turun tangan menyusul video viral anggota Babinsa dikepung debt collector.

Pangdam Jaya telah berkoordinasi dengan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran untuk menghentikan aksi premanisme di ibu kota.

Langkah itu diambil Pangdam Jaya usai viral video Anggota Babinsa Ramil Semper Timur II/05 Komando Distrik Militer (Kodim) 0502/Jakarta Utara Serda Nurhadi yang dihadang dan dikepung sejumlah debt collector (penagih utang).

Baca juga: Leganya Babinsa Asal Klaten Ini, Lega Sudah Dapat Vaksin, Meski Sempat Nyeri Lihat Jarum Suntik

Baca juga: 1.695 Prajurit TNI di Solo Raya Jalani Vaksinasi, Babinsa Jadi yang Pertama Disuntik Vaksin Covid-19

Dudung mengatakan Kapolda Metro Jaya telah sepakat untuk menghentikan aksi premanisme di wilayah hukum jajarannya.

Ia mengatakan hal tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada kegiatan-kegiatan yang merugikan masyarakat, tindakan-tindakan yang memberikan rasa cemas, rasa ketakutan di DKI Jakarta.

Dengan demikian, kata dia, masyarakat melaksanakan kegiatan-kegiatannya dengan baik tanpa ada rasa ketakutan.

"Saya sudah koordinasi dengan Kapolda, bahwa perilaku-perilaku debt collector ini akan kita hentikan. Tidak ada karena kekuasaan tertentu memanfaatkan pihak-pihak tertentu sehingga menggunakan premanisme, termasuk premanisme yang lain. Seperti geng motor dan sebagainya. Rencana kita akan tumpas," kata Dudung saat konferensi pers di Makodam Jaya Jakarta pada Senin (10/5/2021).

Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak segan melaporkan permasalahannya kepada TNI dan Polri termasuk terkait premanisme.

Dengan demikian, kata Dudung, TNI dan Polri alan segera datang untuk membantu permasalahan masyarakat tersebut.

"Jangan pernah takut kepada kelompok-kelompok premanisme yang ada di DKI ini. Saya akan hadir dengan Kapolda untuk membantu dari kesulitan-kesulitan tersebut," kata Dudung.

Dudung menyayangkan aksi sejumlah debt collector yang menghadang Babinsa Ramil Semper Timur II/05 Komando Distrik Militer (Kodim) 0502/Jakarta Utara Serda Nurhadi yang saat itu sedang membantah masyarakat yng kesulitan.

"Sangat disayangkan para debt collector tidak menghormati, menghargai, ada petugas di situ, anggota TNI yang mencoba membawa kendaraannya untuk dibawa ke rumah sakit. Tidak ada maksud lain, hanya untuk menolong masyarakat," kata Dudung.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul: Viral Babinsa Dikepung Debt Collector, Pangdam Jaya Koordinasi dengan Kapolda untuk Stop Premanisme

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved