Breaking News:

Berita Karanganyar Terbaru

Fantastis! Modal Rp 100 Juta, Petani Karanganyar Tanam Porang Jual ke China Dapat Hasil Rp 400 Juta

Kini di Kabupaten Karanganyar, petani mulai ikut mengadu nasib dengan beralih ke tanaman porang sehingga menjadi primadona.

Penulis: Muhammad Irfan Al Amin
Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Muhammad Irfan Al Amin
Kebun porang yang menjadi primadona bagi petani di Dusun Ngelundo, Desa Ngargoyoso, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Selasa (11/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Muhammad Irfan Al Amin

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Tanaman porang mungkin masih asing di telinga, padahal menjadi hasil pertanian yang menjanjikan dengan harganya yang mahal.

Kini di Kabupaten Karanganyar, petani mulai ikut mengadu nasib dengan beralih ke tanaman porang sehingga menjadi primadona.

Terutama mereka yang berdomisili dan memiliki lahan di seputar lereng Gunung Lawu.

Salah satunya adalah Ismanto (49) yang menyiapkan lahan seluas 5,4 hektar untuk pembudidayaan porang.

Kebunnya ada di Dusun Ngelundo, Desa Ngargoyoso, Kecamatan Ngargoyoso.

Kebun porang yang menjadi primadona bagi petani di Dusun Ngelundo, Desa Ngargoyoso, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Selasa (11/5/2021).
Kebun porang yang menjadi primadona bagi petani di Dusun Ngelundo, Desa Ngargoyoso, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Selasa (11/5/2021). (TribunSolo.com/Muhammad Irfan Al Amin)

Baca juga: 5 Kuliner Soto Ini Wajib Dicoba Wisatawan Saat Berada di Solo, Salah Satunya Hidangan Favorit Jokowi

Baca juga: Ada Warga Meninggal karena Corona, Bupati Putuskan Tiadakan Salat Id di Alun-Alun Karanganyar

"Dari seluruh lahan yang sudah ditanami porang ada 2,8 hektar, yang lainnya masih persiapan," katanya kepada TribunSolo.com pada Selasa (11/5/2021).

Dirinya menuturkan bahwa dari tanaman porang yang bisa dimanfaatkan tidak hanya umbinya saja, namun juga katak porang atau biji dari pohon tersebut yang bisa dimanfaatkan kembali sebagai bibit.

"Untuk porang harganya berkisar dari Rp 9-13 ribu per kilogram," jelasnya.

Tak hanya itu, ada jenis porang dengan nilai fantastis jika dijual yakni prang katak yang bisa menembus angka Rp 250 ribu per kilogram.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved