Breaking News:

Berita Karanganyar Terbaru

Penyekatan di Karanganyar, Bikin Pelaku Wisata Menjerit, Pesanan Kamar Hotel Banyak Dibatalkan

Penyekatan di perbatasan Karanganyar – Magetan membuat para pengusaha wisata di Karanganyar menjerit.

Penulis: Muhammad Irfan Al Amin | Editor: Adi Surya Samodra
TribunSolo.com/Irfan Amin
Suasana Tawangmangu yang sepi akibat terjadinya penyekatan di Pos Perbatasan Cemoro Kandang dan Cemoro Sewu pada Minggu (11/5/2021) 

Menanggapi hal itu Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia Karanganyar, Achmad Ridho akan menggiatkan promosi wisata Karanganyar bagi warga Solo Raya. 

"Kita akui penyekatan memang problematika, namu solusi tetap harus dicari yaitu dengan mengajak warga Solo Raya berkunjung ke Karanganyar," ujarnya. 

"Oleh karena itu kami dari pengusaha wisata akan tetap membuka area kami di hari lebaran," imbuhnya.

Tanggapan PHRI

Sebelumnya, Pemkab Karanganyar membuka wisata untuk para pemudik dan wisatawan lokal.

Dampaknya dari pantauan TribunSolo.com di situs penyedia layanan booking hotel terpantau lebih mahal.

Humas Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Solo, Sistho A Srestho mengatakan, okupansi hotel di kota Karanganyar dan Solo Raya masih wajar.

Dirinya katakan harga yang dibanderol dalam situasi seperti ini wajar.

“Saya kira itu (harga) masih wajar dan sebenarnya hanya beberapa saja tergantung hotelnya bintang berapa dulu,” kata Sistho kepada TribunSolo.com (10/5/2021).

Baca juga: Imbas Larangan Mudik, Hotel Berbintang di Solo Banyak yang Banting Harga, PHRI Ungkap Alasannya

Baca juga: Belum 12 Jam 532 Orang Terkena Penyekatan di Makuto Solo, Ada yang Ngeles Pulang Kantor & Antar Ayam

Menurutnya, tingkat kunjungan tamu atau pengunjung akan terlihat signifikan jika memang Pemkab Karanganyar mengizinkan masuk wisatawan.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved