Breaking News:

Viral Pemudik Wanita 6 Tahun Tak Pulang Mudik: Saya Lebih Baik Dipenjara Daripada Putar Balik

Seorang pemudik mendapat sorotan lantaran mengungkapkan ia tak peduli harus berurusan dengan pihak berwajib karena niatnya tersebut.

Tribunnews/Irwan Rismawan
ILUSTRASI : Personel Kepolisian memeriksa kelengkapan surat saat penyekatan larangan mudik Lebaran di Tol Cipali, tepatnya di Gerbang Tol Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, Jumat (7/5/2021). Pemeriksaan tersebut sebagai upaya untuk menyekat masyarakat yang nekat mudik jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1442 H dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah. 

TRIBUNSOLO.COM - Larangan mudik di Indonesia mendapat pro dan kontra dari masyarakat.

Baru-baru ini seorang pemudik mendapat sorotan lantaran mengungkapkan ia tak peduli harus berurusan dengan pihak berwajib karena niatnya tersebut.

Baca juga: Pilunya 10 Pemudik Asal Jatim, Sudah Sewa Travel di Jakarta, Batal Mudik & Diamankan Polisi di Solo

Bahkan memilih dipenjara daripada kembali ke daerah awalnya.

Sosok wanita ini adalah Carlina (41), seorang mantan pekerja migran Indonesia (PMI), nekat ke kampung halaman, meski sudah tahu ada larangan mudik sebagai antisipasi penularan covid-19.

Carliana (41) tadinya disuruh berputar di Pos Penyekatan Tanjungpura, Karawang, Selasa (11/5/2021) dini hari.

Dia menegaskan hanya ingin pulang setelah melakukan perjalanan dari Bogor.

Tujuannya adalah Pemalang, Jawa Tengah.

Dia mengatakan sudah bertahun-tahun dia tak berkumpul bersama anaknya di kampung halaman.

Saat diminta putar balik, Carliana menghentikan motor matik berwarna merah hitam tepat di depan barisan petugas gabungan.

"Saya enggak mau (putar balik). Lebih baik dipenjara daripada dengar anak saya nangis," ujar Carliana kepada petugas.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved