Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Kisah Gereja Joyodiningratan Solo : Selama 74 Tahun, Halaman Gereja Jadi Tempat Menggelar Salat Ied

Halaman GKJ Joyodiningratan sudah puluhan tahun jadi lokasi Salat Idul Fitri. Tradisi itu bahkan sudah berlangsung lebih dari 74 tahun.

TribunSolo.com/ Fristin Intan
Masjid Al Hikmah dan Gereja Kristen Jawa (GKJ) Joyodiningratan, Kecamatan Serengan, Solo, Rabu (12/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Fristin Intan Sulistyowati 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Puluhan warga Solo berkumpul di pelataran Gereja Kristen Jawa atau GKJ Joyodiningratan, Serengan, Kota Solo, Kamis (13/5/2021).

Bukan mengikuti kebaktian.

Baca juga: Lebaran Berbarengan Kenaikan Isa Almasih, Masjid dan Gereja di Solo Saling Jaga Toleransi

Mereka melaksanakan ibadah salat Idul Fitri.

Ya, halaman Gereja itu, sudah puluhan tahun tak pernah absen jadi lokasi Salat Idul Fitri.

Tradisi itu bahkan sudah berlangsung lebih dari 74 tahun sejak berdirinya surau pada 1947.

GKJ Joyodiningratan, sebuah gereja yang ada di Serengan, Solo, memang terletak berdampingan dengan sebuah masjid.

Masjid Al Hikmah tepatnya. 

Bahkan, pihak GKJ Joyodiningratan kerap mengalah ketika ada ibadah di sana.

Pada Kamis ini misalnya, ketika Idul Fitri berbarengan dengan Hari Kenaikan Isa Almasih.

Seharusnya, ibadah kenaikan Isa Almasih digelar pukul 8.00 WIB.

Pendeta GKJ Joyodiningratan Nunung Istining Hyang, mengatakan, pihaknya menggeser waktu ibadah untuk memberi kesempatan umat muslim beribadah.

"Kita undur sore, sudah menjadi tradisi, terlebih lagi sudah terjalin lama," ujarnya.(*)

Penulis: Fristin Intan Sulistyowati
Editor: Aji Bramastra
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved