Berita Klaten Terbaru

Arus Balik Lebaran, Penyekatan di Perbatasan Jogja-Klaten Diubah, Seperti Apa Aturannya?

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan melakukan pengetatan terhadap para pelaku perjalanan maupun pemudik pasca peniadaan mudik dimulai 18 - 27 Mei.

Penulis: Rahmat Jiwandono | Editor: Adi Surya Samodra
TribunSolo.com/ Rahmat Jiwandono
Ruas jalan dekat perbatasan Yogyakarta - Klaten tampak lengang, Sabtu (15/5/2021). 

Humas Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Solo, Sistho A Sreshtho mengatakan tingkat okupansi tersebut terbilang rendah dibandingkan tahun sebelumnya.

“Untuk tingkat okupansi hotel di Kota Solo saat libur lebaran masih di bawah 15 persen bahkan kemarin hanya 10 persen,” ujar Sistho kepada TribunSolo.com, Kamis (13/5/2021).

“Kalau tahun sebelumnya bisa 50 sampai 80 persen bahkan ada hotel yang fully booked. Momen lebaran kan sebenarnya paling ditunggu, biasanya pada penuh tapi dua tahun ini sepi,” tambahnya. 

Beberapa hotel, sambung Sistho, tidak mendapat pengunjung pada momen Idul Fitri tahun ini.

Baca juga: Potret Toleransi Lebaran 2021 : Halaman Gereja di Solo ini Dipakai Salat Idul Fitri, Sampai Penuh

Baca juga: Momen Lebaran Pertama Nathalie Holscher Usai Putuskan Jadi Mualaf, Asyik Kumpul Bareng Keluarga Sule

“Okupansi rata rata tidak lebih dari 15 persen, beberapa hotel bahkan berada dibawah 10 persen nyaris tidak ada pengunjung,” ujarnya. 

Sistho mengungkapkan rendahnya tingkat okupansi hotel tidak hanya terjadi di wilayah Kota Solo saja. Di Karanganyar, misalnya, juga memiliki tingkat okupansi yang rendah.

Meski, objek wisata di Karanganyar dibuka saat momen Idul Fitri 2021.

“Termasuk di KarangAnyar dan Tawangmangu meski sudah dibolehkan wisata, tetap tidak naik signifikan,” ungkapnya.

“Sepertinya saya lihat dan dari laporan  sama saja, kondisinya merata di Solo Raya,” tuturnya.

Saat ditanyai kondisi dari  kondisi restauran di kota Solo dan Solo Raya ia sampaikan belum mengetahui secara pasti.

“Prediksi (kenaikan) ada tapi belum tahu nerapa persennya, karena memang jumlah restaurant yg tergabung di grup PHRI masih sedikit,” pungkasnya.  (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved