Breaking News:

Kisah Pria di Banyuwangi Jual Rumah Seharga Rp 750 Juta, Hasilnya akan Disumbangkan untuk Palestina

Ia bersama keluarganya rela menjual properti rumahnya di Puri Brawijaya Blok XE 4-8. Hasil penjualan nanti didonasikan kepada rakyat Palestina.

Istimewa
Rumah di Banyuwangi dijual yang hasilnya didonasikan untuk rakyat Palestina. 

TRIBUNSOLO.COM - Sejumlah Umat Muslim di Indonesia tergerak akan penderitaan rakyat Palestina.

Palestina kini jadi sorotan, terkait serangan zionis Israel.

Ada seorang pria dari Banyuwangi, Jawa Timur yang merasa berempati akan penderitaan rakyat Palestina.

Baca juga: Konflik Israel vs Palestina di Gaza Memanas, Kesaksian Penduduk Sekitar: Seperti Adegan Film Horor

Baca juga: Soal Serangan ke Palestina, Militer Israel : Hamas Menyerang Kami Lebih Dulu dengan Ribuan Roket

Ia bersama keluarganya rela menjual properti rumahnya di Puri Brawijaya Blok XE 4-8.

Hasil penjualan nanti didonasikan kepada rakyat Palestina.

Seorang petugas pemadam kebakaran memadamkan kendaraan yang terbakar setelah roket diluncurkan dari Jalur Gaza, yang dikendalikan oleh gerakan Hamas Palestina, mendarat di kota Ashkelon di Israel selatan pada 11 Mei 2021. Israel dan Hamas saling baku tembak, dalam eskalasi dramatis antara yang pahit musuh yang dipicu oleh kerusuhan di titik nyala kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem.
Seorang petugas pemadam kebakaran memadamkan kendaraan yang terbakar setelah roket diluncurkan dari Jalur Gaza, yang dikendalikan oleh gerakan Hamas Palestina, mendarat di kota Ashkelon di Israel selatan pada 11 Mei 2021. Israel dan Hamas saling baku tembak, dalam eskalasi dramatis antara yang pahit musuh yang dipicu oleh kerusuhan di titik nyala kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem. (JACK GUEZ / AFP)

"Saya dan keluarga tergugah atas nasib saudara-saudara kita di Palestina karena serangan zionis. Kami telah sepakat untuk menjual rumah di Banyuwangi yang nantinya akan kami donasikan pada rakyat Palestina," kata Triyanto, pemilik rumah, Sabtu (15/5/2021).

Triyanto menjelaskan, rumah berukuran 3 kapling atau sekitar 230 meter persegi tersebut merupakan tempat tinggal keluarganya saat masih dinas di Banyuwangi.

Sejak akhir 2018 Triyanto yang merupakan pegawai perpajakan itu pindah dinas ke Malang dan menyewakan rumah tersebut sebagai guest house.

"Sejak saya pindah ke Malang rumah itu disewakan untuk guest house. Kini saya dan keluarga sepakat untuk menjual rumah tersebut," kata Triyanto.

Pria yang lahir 15 Mei 1974 dan hari ini berulang tahun itu ke-47 itu menjelaskan, nantinya ketika rumah itu terjual setelah dipotong pajak penjualan tanah dan bangunan, fee mediator penjualan dan tanggungan saat pembangunan, 50 persen sisanya akan didonasikan untuk rakyat Palestina.

Halaman
12
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved