Breaking News:

Insiden di Kedung Ombo Boyolali

Sejarah Waduk Kedung Ombo Menurut Saksi Mata: Ternyata Dulu Perkampungan, Warga Terpaksa Angkat Kaki

Sumiyatun menceritakan awalnya lokasi yang kini menjadi waduk merupakan perkampungan penduduk.  Lambat laun menjadi Waduk Kedung Ombo.

Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Hanang Yuwono
TribunSolo.com/Septiana Ayu
Salah satu warung apung yang dekat dengan daratan di Waduk Kedung Ombo di Dukuh Bulu, Desa Wonoharjo, Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali, Minggu (16/5/2021). 

Tawaran tersebut juga dimentahkan beberapa warga karena isu yang beredar terkait kehidupan menjadi seorang transmigran. 

"Suruh transmigrasi ke Papua. Cuma warga sebagian tidak mau. Termasuk keluarga saya," ujar Sawiyatun. 

Keluarga Sawiyatun kemudian memilih angkat kaki lalu menempati tanah yang dibeli di kawasan Sragen. Itu dengan uang ganti rugi dan tabungan. 

Proyek Waduk Kedung Ombo pun berjalan sekitar medio tahun 1980-an. 

Adapun proyek tersebut mendapat suntikan dana dari Bank Dunia kurang lebih sebesar 156 juta US dolar tahun 1985.

Proyek Waduk Kedung Ombo kemudian diresmikan Presiden Soeharto pada 18 Mei 1991 di Desa Kedung Ombo, Grobogan, Jawa Tengah.

Perahu Terbalik di Kedung Ombo Pernah Terjadi, Bahkan 12 Wisatawan dari Jogja Meninggal

Tragedi maut di Waduk Kedung Ombo yang masuk Kabupaten Boyolali ternyata pernah terjadi.

Hilangnya 9 wisatawan, 7 tewas dan 2 masih pencarian, membuka kilas balik kasus-kasus sebelumnya.

Tepatnya waduk yang berada di Desa Wonoharjo, Kecamatan Kemusu.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved