Breaking News:

Insiden di Kedung Ombo Boyolali

Alasan Perahu Maut Kelebihan Muatan di Kedung Ombo, Polisi : Penumpang Tak Ingin Pisah dari Keluarga

Meski masih bau kencur alias bocah, nakhoda perahu terbalik di Kedung Ombo Boyolali, GTS (13) ternyata sempat ingatkan para penumpang yang berjubel.

Penulis: Mardon Widiyanto
Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Agil Tri
Relawan mengevakuasi perahu yang bikin celaka wisatawan di Waduk Kedung Ombo di Dukuh Bulu, Desa Wonoharjo, Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali, Sabtu (15/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Meski masih bau kencur alias bocah, nakhoda perahu terbalik di Kedung Ombo Boyolali, GTS (13) ternyata sempat ingatkan para penumpang yang berjubel.

Hal ini terungkap saat konferensi pers yang dipimpin Kapolres Boyolali AKBP Morry Ermond di Mapolres, Selasa (18/5/2021).

Morry Ermond mengatakan pengakuan tersebut berdasarkan dari keterangan tersangka nakhoda perahu kepada penyidik.

"Tersangka nahkoda sempat melarang penumpang untuk tidak masuk semua, namun para penumpang tetap nekat," kata dia kepada TribunSolo.com.

Baca juga: Meski Tersangka, Pemilik Warung Apung & Nakhoda Perahu di Kedung Ombo Belum Ditahan, Ini Alasannya

Baca juga: Ada Kampus Shopee di Solo, Wali Kota Gibran Yakin UMKM Bisa Go Ekspor, Tak Hanya Kuasai Pasar Lokal

Si bocah nakhoda menurut Morry menerangkan, para penumpang tetap bersikeras untuk tetap masuk semua karena tak ingin terpisah dari rombongan keluarganya.

Hal itulah yang kemudian membuat GTS pasrah dan tak bisa menolak kemauan para penumpang yang ingin memasuki perahu semua.

"Mereka meminta untuk naik semua," jelasnya.

Tersangka Belum Ditahan

Sebelumnya, teka-teki siapa tersangka dalam kasus tewasnya 9 orang di Waduk Kedung Ombo Boyolali akhirnya terjawab, Selasa (18/5/2021).

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved