Breaking News:

Insiden di Kedung Ombo Boyolali

Tersangka Perahu Maut Waduk Kedung Ombo GH Masih di Bawah Umur, Bapas Solo Siap Dampingi

Balai Pemasyarakatan (Bapas) Solo bakal mendampingi proses hukum yang menjerat tersangka berinisial GH (13) atas insiden perahu maut di WKO.

Penulis: Fristin Intan Sulistyowati | Editor: Ryantono Puji Santoso
istimewa
Tangkapan layar sosok nahkoda perahu maut di Waduk Kedung Ombo saat berkoordinasi dengan SAR. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Fristin Intan Sulistyowati 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Balai Pemasyarakatan (Bapas) Solo bakal mendampingi proses hukum yang menjerat tersangka berinisial GH (13) atas insiden perahu maut di Waduk Kedung Ombo (WKO) Boyolali.

Sebab, tersangka GH sampai saat ini diketahui masih di bawah umur.

Mereka berupaya kasus ini bisa diselesaikan melalui diversi, khususnya untuk GH.

Baca juga: Polisi Periksa 2 Tersangka Tragedi Perahu Maut Waduk Kedung Ombo: GH Dicecar 38 Pertanyaan

Baca juga: 5 Fakta Kecelakaan di WKO Boyolali, Bocah & Pamannya Jadi Tersangka, hingga Penyabab Perahu Terbalik

Seperti diketahui, diversi berarti pengalihan penyelesaian perkara anak dari proses peradilan pidana ke proses di luar peradilan pidana.

Kepala Bapas Solo, Tri Agustin mengatakan, pendampingan ini dilakukan setelah ada permohonan dari Polres Boyolali pada Selasa (19/5/2021). 

"Sudah rapat internal dan telah menetapkan Pembimbing Kemasyarakatan yang akan mendampinginya," jelas Tri Agustin kepada TribunSolo.com pada Kamis (20/5/2021).

Pihaknya mendatangi Polres Boyolali untuk melakukan Penelitian Kemasyarakatan terlebih dahulu. 

Baca juga: Sejarah Perahu Maut di Waduk Kedung Ombo Boyolali, Ternyata Bantuan dari Kemensos RI

Nantinya, proses penelitian masyarakat ini akan dilakukan selama satu minggu kedepan.

Beberapa yang terkait dalam penelitian masyarakat ini seperti orang tua, lingkungan, sekolah.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved