Breaking News:

Korea Utara Larang Rakyat Pakai Skinny Jeans dan Rambut Gaya Mullet, Tak Disangka Ini Alasannya

Kim Jong Un khawatir gaya tersebut mencerminkan Budaya Barat yang dapat memengaruhi anak muda dan berdampak pada rezimnya.

Editor: Hanang Yuwono
(AFP/KCNA VIA KNS/STR)
Foto yang dirilis oleh kantor berita KCNA pada 1 Januari 2020 memperlihatkan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dalam pertemuan Partai Buruh, di mana dia mengumumkan penghentian moratorium penghentian uji coba senjata. 

TRIBUNSOLO.COM -- Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, kembali mengeluarkan peraturan nyeleneh.

Terbaru, Kim Jong Un disebut melarang rakyatnya berpenampilan retro.

Antara lain seperti mengenakan skinny jeans hingga potong rambut bergaya mullet.

Baca juga: Tiru Gaya Rambut dan Berbusana Ala Korea Selatan, Tiga Remaja di Korea Utara Dihukum Kerja Paksa

Baca juga: Gara-gara Ketahuan Nonton Film Porno, Remaja di Korea Utara Diasingkan Bersama Keluarganya di Desa

Alasannya, Kim Jong Un khawatir gaya tersebut mencerminkan Budaya Barat yang dapat memengaruhi anak muda dan berdampak pada rezimnya.

Dalam gambar yang diambil pada tanggal 25 Agustus 2020 dan dirilis dari Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) resmi Korea Utara pada tanggal 26 Agustus 2020 ini, Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (tengah) menghadiri pertemuan biro politik dan dewan kebijakan eksekutif Komite pusat ke-7 Partai Pekerja Korea (WPK) di Pyongyang.
Dalam gambar yang diambil pada tanggal 25 Agustus 2020 dan dirilis dari Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) resmi Korea Utara pada tanggal 26 Agustus 2020 ini, Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (tengah) menghadiri pertemuan biro politik dan dewan kebijakan eksekutif Komite pusat ke-7 Partai Pekerja Korea (WPK) di Pyongyang. (STR / AFP / KCNA VIA KNS)

"Kami harus waspada dengan tanda sekecil apa pun dari gaya hidup kapitalis dan harus berjuang untuk menyingkirkan itu," tulis surat kabar resmi Komite Sentral Partai Buruh Korea, seperti dikutip dari Kompas.com, Sabtu (22/05/2021).

Seperti diketahui Korea Utara hanya mengizinkan 15 model potongan rambut untuk para rakyatnya.

Selain itu Kim Jong Un juga melarang penggunaan kaos berslogan dan melakukan tindik pada bibir dan hidung.

Dalam laporan Yonhap, pernyataan dari Komite Sentral Partai Buruh Korea itu dimaksudkan sebagai peringatan bagi kaum muda Korea Utara terkait gaya hidup "eksotis dan dekaden".

"Sejarah mengajarkan kami pelajaran penting. Sebuah negara bisa menjadi rentan dan akhirnya runtuh seperti tembok lembab, di luar faktor ekonomi dan pertahanan, hanya jika kita tidak berpegang teguh pada gaya hidup kita sendiri," lanjut pernyataan itu.Pelarangan item ketegori fesyen itu termasuk dalam bagian undang-undang baru sebagai upaya menghentikan budaya asing di dalam Korea Utara.

Tersebut di dalamnya ketegori pelarangan K-pop yang berasal dari Korea Selatan.

Halaman
1234
Sumber: Kompas TV
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved